Pengacara Duga Remaja Pelaku Mutilasi di Bekasi Terinspirasi Game Online

Syahidah Izzata Sabiila - detikNews
Kamis, 17 Des 2020 09:50 WIB
Pengacara Duga Pelaku Mutilasi di Bekasi Terinsipirasi Game Online
Pembina dan advokat Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia, Evi Risna Yanti (Izzata/detikcom)
Bekasi -

Remaja inisial A (17), pelaku mutilasi Dony Saputra (24) di Bekasi, diketahui sering bermain game di warnet. Si 'manusia silver' itu diduga terinspirasi melakukan mutilasi dari game online.

Hal itu diungkap oleh pembina dan advokat Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PAHAM), Evi Risna Yanti, selaku pendamping hukum pelaku, yang mendampinginya saat rekonstruksi di Bekasi Selatan, Bekasi, Rabu (16/12/2020).

"Satu yang mungkin kami berpikir cukup berbahaya itu internet. Ketika dia memotong (memutilasi) itu, mungkin ada video, film, atau apa permainan game yang bisa (terinspirasi) dari situ. Dia belum cerita. Ini masih dugaan kami," kata Evi.

"Kami menduga karena dia ketika ditanya 'nonton apa saja?'. Dia bilang main games internet, ada games mutilasi. Kemungkinan dia memotong sampai tak kedengaran sama tetangga bisa jadi karena itu," sambung Evi.

Sementara itu, Evi mengungkap sosok pelaku adalah anak yatim piatu. Pelaku kehilangan orang tuanya sejak usia 10 tahun.

"Memang sejak usia 10 tahun tidak punya bapak, kehilangan ibu, kemudian tidak tinggal sama keluarga," kata Evi.

Di lingkungan tetangga, pelaku dinilai sebagai sosok yang cukup baik. Pelaku disebutnya tidak pernah berbuat onar.

"Kita sudah coba bertanya sama lingkungan, kakak-kakaknya anak ini baik, yang di lingkungan rumah, teman-temannya bilang nggak... terus ada orang agak jauh bilang dia nggak pernah buat onar," bebernya.

Selanjutnya
Halaman
1 2