Round-Up

Heboh Soal Ujian 'Anies Diejek Mega' Dibawa ke Kebon Sirih

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 15 Des 2020 21:35 WIB
DPRD DKI Jakarta
DPRD DKI Jakarta. (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Munculnya narasi 'Anies diejek Mega' di soal ujian SMP di Jakarta menjadi polemik setelah banjir kritik. Masalah ini pun dibawa dalam rapat DPRD DKI Jakarta yang berkantor di Jalan Kebon Sirih.

Awalnya soal ujian yang berisi konten nama yang mengarah pada Anies Baswedan dan Megawati Soekarnoputri tersebut beredar dan ramai dibahas di media sosial Twitter hingga grup WhatsApp masyarakat. Terlihat ada dua soal ujian dengan jawaban pilihan ganda. Kedua soal tersebut mengandung nama-nama pejabat politik, salah satunya Anies. Salah satu soal bahkan menyinggung nama Mega yang disebut selalu mengejek Anies.

Pada jawaban kedua soal tersebut digambarkan Anies sebagai sosok yang 'amanah' dan 'sabar'. Meski demikian, belum jelas soal tersebut dibuat oleh pihak sekolah atau bukan.

Terlihat, foto itu merupakan potret dari layar monitor komputer jinjing yang menampilkan soal pilihan ganda.

Pemprov DKI Jakarta telah mengakui bahwa soal ujian itu dibuat oleh guru di DKI Jakarta. Kepala Dinas Pendidikan Pemprov DKI Jakarta Nahdiana mengungkapkan soal tersebut dibuat karena terdapat unsur kompetensi pada mata pelajaran mengenai pembentukan karakter, integritas, sabar, dan tanggung jawab.

Hal itu ditemukan setelah tim melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada kepala sekolah dan guru yang membuat soal ujian pada sekolah yang bersangkutan.

Nahdiana mengatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengimbau guru membuat soal yang menyebutkan nama pejabat publik. Dia juga meminta guru yang membuat soal tersebut untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Pemprov DKI Jakarta pun telah menegur guru yang membuat soal 'Anies diejek Mega' tersebut. Tak cukup sampai di situ, DPRD DKI lalu memanggil Kadisdik, Kepala SMPN 250 Cipete, hingga guru pembuat soal.

Selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3