Baca Pleidoi Kasus Surat Jalan Palsu, Anita Kolopaking Berharap Keadilan

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 23:37 WIB
Anita Kolopaking, pasien dr Terawan Cuci Otak
Anita Kolopaking (Widiya/detikHealth)
Jakarta -

Terdakwa kasus surat jalan Djoko Tjandra, Anita Dewi Kolopaking membacakan pleidoi atau nota pembelaan atas tuntutan jaksa penuntut umum. Anita berharap hakim menjatuhkan vonis seadil-adilnya

Hal itu diungkapkan mantan pengacara Djoko Tjandra ini dalam pleidoi yang dibacakannya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (11/12/2020).

Awalnya, Anita mengaku tidak mengetahui jika surat jalan yang diterbitkan atas bantuan eks Kabiro Korwas PPNS Bareskrim Polri, Brigjen Prasetijo itu ternyata palsu.

"Saya percaya jika surat itu dikeluarkan oleh institusi yang dihormati masyarakat ini maka benar isinya," kata Anita.

Ia juga mengatakan tidak mengetahui jika surat jalan itu tidak dapat diperuntukan untuk warga sipil sepertinya. Sebab, menurutnya, tidak ada penjelasannya soal peruntukan surat jalan tersebut.

"Di mana surat jalan tersebut tidak ditujukan untuk warga sipil seperti saya. Namun untuk orang-orang di dalam institusi itu apabila surat tersebut tidak diperuntukan warga sipil seperti saya yang jadi pertanyaan kenapa surat itu keluar? Kenapa surat itu tidak ditolak? Kenapa saya tidak dijelaskan atau diberikan pengertian bahwa surat tersebut itu tidak boleh dikeluarkan untuk masyarakat sipil namun surat itu tetap keluar," ungkapnya.

Karena itu, ia merasa menjadi korban dalam kasus surat jalan palsu tersebut.

"Saya dipersalahkan dengan adanya dokumen resmi yang dikeluarkan institusi resmi yang mengubah kepercayaan masyarakat luas oleh karena itu sudah sepatutnya saya merasa diri saya selayaknya seorang korban," imbuhnya.

Selanjutnya, Anita Kolopaking mempertanyakan dakwaan jaksa:

Selanjutnya
Halaman
1 2