Sidang Kasus Suap Nurhadi

Saksi Ini Beberkan Proses Penjualan Lahan Sawit ke Nurhadi

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 11 Des 2020 16:23 WIB
Kebun sawit Nurhadi
Lahan sawit milik Nurhadi yang disita KPK (Foto: dok. KPK)
Jakarta -

Saksi bernama Amir Wijaya membeberkan proses penjualan lahan sawit seluas 150 hektare di Padang Lawas, Sumatera Utara, dengan mantan Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono. Amir menceritakan mulai proses negosiasi hingga pembayaran lahan sawit seharga Rp 15 miliar itu.

Awalnya, Amir mengatakan dipertemukan dengan Nurhadi sekitar 1 Juni 2015 di Hotel Aryaduta di Pekanbaru. Dalam pertemuan itu, Amir mengaku pertama kali bertemu dengan Nurhadi dan melakukan negosiasi terkait lahan sawit yang hendak dibeli Nurhadi untuk anaknya Rizqi Aulia Rachmi dan Rezky Herbiyono.

"Yang pasti saya tanggal 1 Juni kalau nggak salah di Hotel Aryaduta ketemu Pak Herman Lubis sama Pak Nurhadi, saya masuk kamar Pak Nurhadi tanya, 'Itu harga Rp 15 miliar, apa betul?' Kata dia, 'Apa nggak bisa kurang lagi?' Saya bilang tidak, itu murah karena beserta asetnya', kemudian sudah oke, saya pun turun ke lobi," jelas Amir saat bersaksi melalui online di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (11/12/2020).

Amir mengatakan harga yang disepakati penjualan lahan sawit itu senilai Rp 15 miliar dengan lahan sawit 150 hektare beserta aset seperti truk dan alat pengurusan lahan sawit. "Prinsipnya sudah deal. Kami buat satu kesepakatan ya soal harga sekian dan aset-aset apa, termasuk truk Honda dan lainnya, total Rp 15 miliar," ucapnya.

Setelah deal harga dan mengurus segala macam syarat jual-beli, Amir kemudian datang ke Jakarta untuk melakukan proses penandatanganan akta jual-beli lahan sawit. Di Jakarta, Amir menyebut yang menandatangani akta jual-beli itu adalah Rezky dan Aulia.

Eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi kembali diperiksa penyidik KPK. Nurhadi menjadi tersangka terkait suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA.Eks Sekretaris MA Nurhadi (Ari Saputra/detikcom)

"Di Jakarta, di suatu rumah, tapi saya nggak tahu itu jalan apa. Saya hanya dibawa mereka ke sana beserta notaris dan menantu Pak Nurhadi berhadapan dengan kami langsung, dan tanda tangan," jelasnya.

Tonton juga video 'Eks Sekretaris MA Nurhadi Juga Didakwa Terima Gratifikasi Rp 37 Miliar':

[Gambas:Video 20detik]



Atas kesaksian Amir, Nurhadi membantah bertemu di hotel. Simak di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2