Round-Up

Dugaan Keterlibatan Aparat hingga Dewan di Lampung terkait Begal Jalanan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 09 Des 2020 05:18 WIB
poster
Ilustrasi begal (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Lampung -

Polisi mengungkap kasus perampokan truk bermuatan pupuk di Lampung Selatan, Lampung. Aparat hingga anggota dewan diduga terlibat dalam kasus ini.

Sejumlah pihak tengah diperiksa terkait kasus begal jalanan tersebut. Pihak-pihak yang diperiksa tersebut masih berstatus sebagai saksi.

Dua oknum polisi anggota Polresta Bandar Lampung diperiksa dalam status sebagai saksi di Polsek Tanjung Bintang.

"Jadi pemeriksaan sebagai saksi di Polsek Tanjung Bintang. Statusnya masih sebagai saksi," kata Kapolres Lampung Selatan AKBP Zaky A Nasution saat dihubungi, Selasa (8/12/2020).

Sang korban, sopir bernama Eko Susanto sudah dimintai keterangan terkait peristiwa yang dialaminya. Polisi juga memeriksa seorang anggota DPRD Lampung Selatan yang diduga terlibat dalam kasus perampokan.

Perampokan tersebut terjadi di kawasan Tanjung Bintang pada Senin (30/11) lalu. Sejumlah pelaku yang berada dalam sebuah mobil mencegat truk berisi pupuk yang dikendarai Eko.

Diduga petugas Dishub Bandar Lampung hingga seorang pecatan Brimob ikut terlibat dalam kasus ini. Setelah dibegal, truk berisi pupuk tersebut dijual.

Diduga ada pihak yang berperan sebagai penadah truk hasil begal tersebut. Penadah tersebut membayar truk berisi pupuk tersebut dengan sejumlah uang.

"Nanti kalau sudah ada penetapan tersangka kami ungkap. Tapi biarkan penyidik bekerja terlebih dahulu," kata AKBP Zaky.

Tonton video 'Komplotan Begal Sepeda di Jakarta Diringkus, Pimpinannya Tewas Didor':

[Gambas:Video 20detik]



Tanggapan Kapolresta Bandar Lampung terkait dugaan keterlibatan anggotanya dapat dibaca di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2