ADVERTISEMENT

Bawaslu Minta Kepastian KPU soal Penggunaan Sirekap di Pilkada

Tim Detikcom - detikNews
Jumat, 04 Des 2020 14:07 WIB
anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar, Ketua Bawaslu Abhan
Foto: dok. Istimewa

Ketiga, Bawaslu juga meminta KPU menyusun langkah mitigasi antisipasi ketika Sirekap tidak berjalan serta mengantisipasi potensi risiko penularan COVID-19. Keempat, Bawaslu juga meminta KPU menyiapkan alternatif penghitungan suara dan rekapitulasi hasil perolehan suara apabila Sirekap tidak dapat dipergunakan sehingga ada prosedur lain yang dapat digunakan.

"Bawaslu meyakini, harus ada ruang untuk rekapitulasi manual sebagai mitigasi antisipasi apabila Sirekap tidak berjalan. Oleh karena itu, alternatif untuk penghitungan manual dengan menyiapkan file Excel dan formulir segera dilakukan KPU mengingat waktu semakin dekat untuk memberikan kepastian," kata Fritz.

Tak hanya itu, Bawaslu juga mengingatkan KPU daerah yang belum mendistribusikan alat pelindung diri (APD) ke PPK untuk segera menyalurkannya mengingat Pilkada 9 Desember akan segera terlaksana. Hal itu respons atas hasil investigasi Ombudsman RI yang menemukan, dari 31 KPU kabupaten/kota yang diinvestigasi, sebanyak 72 persen atau 22 KPU kabupaten/kota belum menyalurkan APD kepada PPK.

"Kami berharap bahwa ini masih ada waktu lima hari, maka kami saling mengingatkan ke KPU untuk beberapa hal, APD, logistik lain agar hari pemungutan ini tidak terhambat oleh logistik yang tidak tersedia," ujar Ketua Bawaslu RI Abhan.


(yld/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT