Wakapolri: Yang Ingin Pisahkan Papua dari NKRI Akan Ditindak Tegas!

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 03 Des 2020 14:21 WIB
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono di Exit Tol Brebes Timur, Kamis (30/7/2020).
Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono (Imam Suripto/detikcom)
Jakarta -

Polri menyampaikan peringatan keras untuk siapa pun, kelompok apa pun yang mengikuti Benny Wenda ingin memisahkan Papua dari Indonesia. Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono memastikan pihaknya akan menindak tegas para pihak yang ingin memisahkan Papua dari Indonesia.

"Yang kedua, menyikapi daripada deklarasi Benny Wenda yang disampaikan melalui Twitter, saya ingin menyampaikan pada kesempatan ini, siapa pun, kelompok mana pun yang mengikuti daripada Benny Wenda yang ingin memisahkan (Papua) daripada NKRI, kita akan melakukan tindakan tegas, siapa pun dia, kelompok apapun dia, kita tidak akan pandang bulu," kata Gatot dalam konferensi pers di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (3/12/2020).

Bukan tanpa alasan Polri akan menindak tegas para pihak yang ingin memisahkan Papua dari Indonesia. Tindakan tegas itu dilakukan sebagai bukti bahwa Papua adalah bagian penting dari Indonesia.

"Ini kita ingin menunjukkan bahwa negara kita ini adalah negara hukum dan Papua adalah Indonesia," terang Gatot.

Seperti diketahui, Menko Polhukam Mahfud Md, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, termasuk Gatot, menggelar rapat koordinasi terkait pengamanan Papua, salah satunya mengenai deklarasi pemerintahan sementara Papua Barat oleh Benny Wenda. Sebelum Gatot, Menko Mahfud Md yang lebih dulu menyampaikan pernyataan.

Seperti apa pernyataan Mahfud? Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2