Kasus Covid DKI-Bali Naik Signifikan, Luhut: Sepakat Jangan Ada Lagi Kerumunan!

Eva Safitri - detikNews
Selasa, 01 Des 2020 03:11 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: KEMENKO MARVES)
Jakarta -

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan menyoroti dua provinsi yakni Bali dan DKI Jakarta karena kasus Covid yang naik secara signifikan. Luhur menekankan agar tidak ada lagi kerumunan dengan alasan apapun.

"Saya ingin kita semua bersepakat jangan ada kerumunan lagi dengan alasan apapun untuk beberapa waktu ke depan," kata Luhut dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/11/2020).

Luhut menekankan hal itu kepada para kepala daerah, termasuk Pangdam Jaya, dan Kapolda di DKI Jakarta dan Bali dalam rapat koordinasi virtual.

Hal ini dikatakan menyusul meningkatnya kasus terkonfirmasi positif di DKI Jakarta pada periode 25-30 November 2020 sebanyak 8.598 kasus dari 5.168 kasus pada periode 28 Oktober - 3 November 2020. Sementara itu, di Bali kasus terkonfirmasi positif naik menjadi 823 kasus pada 25-30 November 2020 dari 386 kasus pada periode 28 Oktober-3 November 2020.

Dalam rakor tersebut, Menko Luhut juga meminta agar Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan saling mengecek ketersediaan obat yang ada di daerah.

"Jangan sampai ada orang meninggal karena kelalaian kita untuk mengecek ketersediaan obat sehingga obat habis," ujarnya.

Kemudian, khusus untuk wilayah Bali, Menko Luhut meminta agar pemerintah daerah menambah fasilitas isolasi terpusat terutama di Tabanan. Dia meminta agar warga yang positif dipisahkan dari keluarganya.

"Kalau di kabupaten, hotel tidak cukup ya geserlah. Yang penting pisahkan secepatnya dari keluarga yang masih sehat," ucapnya.

Simak juga video 'IDI Kembali Minta Pemerintah Tiadakan Kebijakan Libur-Cuti Bersama':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2