Round-Up

Yang Baru dari Kasus Pelajar Demo Diduga Hina Gubernur Kalbar

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 25 Nov 2020 08:37 WIB
Gubernur Kalbar Sutarmidji
Foto: Gubernur Kalbar Sutarmidji (Dok APPSI)
Jakarta -

Pengusutan kasus dugaan penghinaan terhadap Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji, oleh remaja perempuan saat berorasi masih bergulir. Yang terbaru, polisi menemukan sejumlah fakta terkait keikutsertaan terduga penghina Sutarmidji dalam unjuk rasa.

Polresta Pontianak yang menangani kasus dugaan penghinaan dengan orasi makian hewan ini. Terlapor, remaja perempuan yang diduga menghina Sutarmidji, juga sudah dimintai keterangan.

"Masih berjalan, dalam pemeriksaan saksi-saksi. Termasuk juga mencari bukti-bukti yang lebih dalam lagi. Karena memang kita harus mendalami. Kemarin terlapor juga sudah kita mintai keterangan juga dengan didampingi KPPAD (Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah)," kata Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin saat dihubungi, Selasa (24/11/2020).

Kehadiran KPPAD memang diperlukan dalam mengusut kasus dugaan penghinaan terhadap eks Wali Kota Pontianak. Sebab, terlapor masih berstatus sebagai pelajar.

Sebelum bicara fakta terbaru tentang kasus penghinaan terhadap Sutarmidji, kita perlu mengetahui arah pengusutannya. Ada sejumlah hal yang didalami polisi.

"Kita mendalami kenapa sampai ikut aksi sementara yang bersangkutan masih siswi. Kemudian tergerak ingin berorasi atau ada yang menyuruh. Sudah beberapa kali ikut kegiatan," papar Kombes Komarudin.

Lantas fakta apa yang berhasil diungkap? Polisi membeberkannya.

"Kalau dari data yang ada, (terlapor) memang sudah beberapa kali ikut kegiatan, ada dokumentasinya yang bersangkutan memang ikut beberapa aksi," ungkap Komarudin.

Penelusurannya pun tidak berhenti sampai di situ. Fakta terduga penghina Sutarmidji beberapa kali ikut demonstrasi juga harus didalami.

Pertanyaan yang timbul kemudian, untuk apa fakta terduga penghina Sutarmidji beberapa kali ikut demo didalami? Simak di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2