Round-Up

Reaksi Kebon Sirih Saat Anies Kaji Sekolah Tatap Muka di DKI

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 20:00 WIB
Gedung DPRD DKI Jakarta
Gedung DPRD DKI Jakarta (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengkaji kebijakan sekolah tatap muka saat pandemi Corona (COVID19) yang dibuka pada Januari 2021. Anggota DPRD DKI Jakarta memberi respons beragam.

Mendikbud Nadiem Makarim sebelumnya memberikan kewenangan penuh izin pembelajaran sekolah tatap muka Januari 2021 kepada pemerintah daerah. Peraturan tersebut diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi COVID-19.

"Kewenangan yang diberikan kepada pemerintah daerah untuk mengizinkan pembelajaran tatap muka merupakan permintaan daerah. Kendati kewenangan ini diberikan, perlu saya tegaskan bahwa pandemi belum usai," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/11/2020).

"Pemerintah daerah tetap harus menekan laju penyebaran virus Corona dan memperhatikan protokol kesehatan," imbuh Nadiem.

Atas kebijakan tersebut, Anies akan terlebih dahulu mengkaji sekolah tatap muka di Jakarta.

Sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta pun angkat bicara. Anggota Dewan ada yang mendukung, ada pula yang memberi saran ke Pemprov DKI Jakarta sebelum memutuskan sekolah tatap muka di Ibu Kota.

Anies: Kondisi Tiap Daerah Berbeda

Anies menuturkan Pemprov DKI Jakarta akan mengkaji sekolah tatap muka di Jakarta karena kondisi tiap daerah berbeda-beda.

"Sekarang begini, mengenai tatap muka di sekolah, kami sudah mendengar arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian dalam bulan Desember ini kami mengkaji lebih jauh di Jakarta karena kondisinya di tiap daerah tentu beda-beda," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (23/11/2020).

Untuk saat ini, Anies belum bisa memutuskan terkait sekolah tatap muka di Jakarta. Anies mengatakan yang terpenting adalah keselamatan anak-anak. Dia menyebut pihaknya juga akan berkonsultasi dengan para ahli terkait sekolah tatap muka ini.

Wagub DKI Sebut Sekolah Tatap Muka Diputuskan Satu-Dua Bulan ke Depan

Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan kajian mengenai rencana sekolah tatap muka pada Januari 2021. Namun Pemprov DKI masih menunggu situasi pandemi virus Corona untuk 2 bulan ke depan.

"Kajian sudah dimulai sejak lama, Pemprov DKI, Dinas Pendidikan, sudah menyiapkan segala sesuatunya. Jadi kesiapan kami di internal sudah siap, namun kita menunggu perkembangan data-data dari penyebaran COVID, apakah dalam 2 bulan ke depan datanya semakin baik atau justru semakin buruk. Jadi kita lihat itu bergantung sekali pada situasi kondisi nanti 2 bulan ke depan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Minggu (22/11/2020).

Riza Patria menyebut Pemprov DKI tidak akan serta-merta membuka sekolah tatap muka. Dia menyebut tetap ada sarana dan prasarana protokol kesehatan yang harus dipenuhi dalam menjalankan sekolah tatap muka.

Dia juga menyebut murid harus mendapat izin wali murid untuk mengikuti sekolah tatap muka. Pemprov DKI juga masih melihat perkembangan situasi pandemi selama 2 bulan ke depan untuk menentukan apakah akan menggelar sekolah tatap muka atau tidak.

Simak juga video 'Anies Kaji Pembukaan Sekolah Tatap Muka: Kondisi Tiap Daerah Berbeda':

[Gambas:Video 20detik]



Bagaimana respons anggota DPRD DKI Jakarta soal rencana sekolah tatap muka? Simak selengkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3