Pengusaha Wanita di Bone Polisikan Kekasih Brimob karena Tak Kunjung Dilamar

Hermawan Mappiwali - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 16:50 WIB
Ilustrasi patah hati
Ilustrasi patah hati (Foto: dok. Thinkstock)
Bone -

Lantaran kecewa janji dilamar tidak kunjung terpenuhi, seorang pengusaha wanita berinisial YR (29) melaporkan kekasihnya, Bharatu AA, ke Provos Batalyon C Pelopor di Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel). Selain itu, YR juga melaporkan kekasihnya yang merupakan oknum anggota Brimob itu telah melakukan pidana penipuan dan penggelapan.

Laporan YR diketahui dimasukkan ke Provos Batalyon C Pelopor pada Jumat (13/11) dan teregistrasi dengan Laporan Polisi Nomor: LP/08/XI/HUK.12.10./2020/Prov.

"Jadi yang kami laporkan sebenarnya ada dua, terkait dengan pelanggaran kode etik. Tetapi kami juga sudah melaporkan terkait dugaan tindak pidananya, penipuan dan penggelapan. Sementara berproses," kata pengacara YR dari YLBHI-LBH Makassar, Ridwan, saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (24/11/2020).

Kemudian Ridwan menjelaskan hubungan YR dengan Bharatu AA selaku terlapor dimulai pada Januari 2018 dan hubungan tersebut diklaim berlangsung hingga sekarang. Dalam perjalanannya, AA saat selesai bertugas disebut kerap datang ke usaha rumah makan milik YR di Kabupaten Maros, Sulsel.

Setiap kali dia datang, AA disebut kerap meminta uang kepada YR dengan janji akan menikahi YR.

"Jadi kebetulan korban salah satu pengusaha warung makan. Yang bersangkutan ini sering singgah di rumah korban, bahkan menginap di situ. Singgah makan di warungnya. Nah, selain itu, pelaku ini juga selain meminta uang, ya dan bahkan setiap datang itu biasa ambil sendiri uang di tasnya si korban ketika singgah di warung," tutur Ridwan.

Tidak sampai di situ, kata Ridwan, AA juga pernah meminta korban membiayai pembangunan dapur di rumah AA. Korban lagi-lagi menyetujuinya karena dijanjikan akan dinikahi oleh AA.

"Dan itu korban mengeluarkan sampai selesai itu pembangunan (dapur) kurang-lebih Rp 25 juta," ujar dia.

Tak sampai di situ, lanjut Ridwan, AA juga meminta sang kekasih membeli perabotan rumah tangga untuk AA dengan dalih semua perabotan itu nantinya akan jadi milik YR juga setelah mereka menikah.

"Nah, selain dibangun sampai selesai, korban juga diminta membeli perabotan rumah tangga, mulai TV, kulkas, lemari, kemudian kursi dan itu dipenuhi oleh korban karena dengan itu tadi, diiming-imingi, dijanji-janji bahwa rumah tersebut kita akan tempati bersama setelah menikah sehingga korban sangat yakin, artinya yakin sama perkataannya pelaku sehingga apa permintaannya pelaku itu diiyakan oleh korban," tutur Ridwan.

Pada akhirnya semua tinggallah janji. AA dituding belakangan menjauhi YR sejak Agustus 2020.

Akibatnya, YR mulai kecewa berat lantaran hubungannya dengan sang oknum Brimob telanjur diketahui orang tua dan keluarga besar YR, termasuk tetangga YR.

"Sampai hari ini ternyata janji-janji itu tidak dipenuhi sehingga pihak keluarga besar korban sangat merasa dipermalukan karena hubungan tersebut kan sudah diketahui sama banyak orang, maksudnya para tetangga dan keluarga besar bahwa mereka akan menikah," terang Ridwan.

(jbr/jbr)