Tak Ada TPS Berjalan di Hari Coblos Pilwalkot Makassar, Ini Alasan KPU

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Senin, 23 Nov 2020 14:51 WIB
ilustrasi pilkada serentak 2015
Ilustrasi pilkada (Zaki Alfarabi/detikcom)
Makassar -

KPU Kota Makassar memastikan tidak akan menggunakan sistem TPS berjalan di Pilwalkot nanti. TPS berjalan disebut tidak diatur dalam regulasi KPU.

"Sampai saat ini di regulasi tak ada spesifik TPS berjalan. Yang memungkinkan adalah berada TPS hingga jam 12 hingga jam 1 siang," kata Komisioner KPU Kota Makassar, Gunawan Mashar, saat berbincang dengan detikcom, Senin (23/11/2020).

Adapun pengecualian akan diberikan kepada pemilih yang terdaftar ke DPT yang tidak bisa berangkat ke TPS dengan alasan sakit. Nantinya, akan diutus sekitar 2 anggota KPPS untuk mengantarkan surat suara.

"Pemilihnya sebelum hari H sudah dilaporkan ke KPSS," ungkap dia.

Sementara itu, terkait logistik untuk Pilwalkot Makassar telah tiba. Logistik Pilwalkot itu berupa bilik suara, kotak suara, segel, tinta, dan surat suara. Surat suara yang masuk ke Makassar berjumlah 926.171 lembar surat.

"Masker juga sudah datang, besok banyak APD yang datang," sebutnya.

Jumlah ini sudah termasuk surat suara cadangan dan persiapan pemungutan suara ulang (PSU) jika nantinya diperlukan saat pencoblobsan. Ratusan ribu surat suara ini dikirimkan dari perusahaan cetak yang berada di Gresik, Jawa Timur.

Dari mana ada ide TPS berjalan? Gagasan serupa sempat dilontarkan KPU pusat. Silakan baca halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2