Ini Riwayat Jenderal Sudirman Panglima TNI Pertama yang Disinggung FPI

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Sabtu, 21 Nov 2020 17:26 WIB
Kawasan Monumen Panglima Besar Jenderal Sudirman kerap dijadikan tempat ngabuburit warga Pacitan. Selain sarat nilai perjuangan, situs sejarah itu juga menyuguhkan keindahan panorama alam.
Patung Jenderal Sudirman di Pacitan (Purwoto Sumodiharjo)

Berikut Ini Data Lengkap Tentang Jendral Besar Sudirman

Pengalaman Pekerjaan:
-Guru di HIS Muhammadiyah di Cilacap
-Pengalaman Organisasi:
-Kepanduan Hizbul Wathan

Jabatan di Militer:
-Panglima Besar TKR/TNI, dengan pangkat Jenderal Besar Bintang Lima
-Panglima Divisi V/Banyumas, dengan pangkat Kolonel
-Komandan Batalyon di Kroya

Tanda Penghormatan:
-Pahlawan Pembela Kemerdekaan

Sebelumnya, Slamet meminta pihak TNI tidak diadu domba dengan ulama. Dia merespons pencopotan baliho Habib Rizieq Syihab oleh TNI. Dia juga berbicara tentang umat dan TNI yang sehati dalam mempertahankan NKRI.

"Saya menasihati TNI bahwa TNI didirikan oleh ulama (Jenderal Sudirman) dan dari dulu menyatu dengan umat Islam. Jadi TNI jangan mau diadu dengan ulama dan umat Islam. Saya yakin TNI tetap sehati dengan ulama dan umat Islam untuk mempertahankan NKRI," ujarnya, Jumat (20/11).

Terkait baliho bergambar wajah Habib Rizieq Syihab yang diturunkan, Slamet menyebut umatlah yang berinisiatif memasangnya. Slamet pun tak mempermasalahkan penurunan baliho itu.

"Yang harus diingat, yang pasang baliho itu umat, bukan FPI. Spanduk yang dicabut spanduk ucapan selamat datang IB HRS, dan beliau sudah ada di Tanah Air, jadi nggak masalah TNI bantu Satpol PP," ujar Slamet.

Halaman

(rdp/idh)