Round-Up

Apresiasi untuk Ustaz Das'ad yang Bubarkan Massa Pengajiannya Sendiri

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 18 Nov 2020 21:31 WIB
Video ceramah Ustaz Dasad Latif yang berjudul Panitia Hari Kiamat menjadi viral di media sosial. Sang ustaz diketahui berasal dari Sulawesi Selatan.
Ustaz Das'ad Latif (Foto: dok. Pribadi)

Ustaz Das'ad membubarkan jemaahnya di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), yang berkumpul untuk mendengarkan tausiah. Ustaz Das'ad tidak menduga ada begitu banyak jemaah yang datang.

Dia lalu membubarkan jemaah demi mencegah terjadinya penularan COVID-19. Ustaz Das'ad mengungkapkan awalnya dia diundang untuk mengisi ceramah di acara keluarga yang hendak menggelar akikah untuk bayinya. Undangan itu datang kepadanya pada Oktober lalu.

"Namanya keluarga kan bangga tong dia dibilang keluarganya Ustad Das'ad, saya bantulah, namanya keluarga ya, perantau (di Kalimantan). Saya bilang, boleh, yang penting jangan ramai," ujar Ustaz Das'ad kepada detikcom, Rabu (18/11).

Ustaz Das'ad melanjutkan saat itu keluarga yang mengundangnya menyebut jumlah jemaah atau undangan yang hadir hanya 200 orang. Acara digelar di rumah keluarga tersebut. Ustaz Das'ad pun mengira tidak banyak jemaah yang hadir.

"Yang ada di benak saya, kalau di rumah, itu kan terbatas ya, oke," kata Ustaz Das'ad.

Ustaz Das'ad kemudian tiba di Paser, Kaltim, pada Selasa (17/11) malam di lokasi pengajian. Setelah beristirahat sebentar karena perjalanan yang jauh dari Makassar, Ustaz Das'ad kemudian siap memberi ceramahnya. Namun ternyata banyak jemaah yang hadir. Hal itu di luar dugaannya.

"Sampai di lokasi, kaget saya, kenapa banyak sekali orang ini, mobil parkir, dan motor itu mau setengah kilometer. Kaget saya, langsung saya mau pulang, tapi orang panitia bilang; 'mati saya, Ustad, malu saya kalau Ustad tidak tampil'," ujarnya.

"Innalillah, saya melihat banyak betul manusia. Mungkin ada sekitar 5.000 orang hadir. Saya bilang langsung ke keluarga saya, ini tidak cocok, salah ini," tambahnya.

Halaman

(dkp/dkp)