Polri Sebut Kacab Maybank Diam-diam Juga Kelola Rekening Ayah Winda Earl

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 17 Nov 2020 19:11 WIB
Gedung Mabes Polri
Mabes Polri (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri mengatakan mantan Kepala Cabang (Kacab) Maybank Cipulir, yang kini berstatus tersangka penilap saldo tabungan atlet eSport, Winda Lunardi (Winda Earl), Albert, mengaku telah memindahbukukan saldo rekening koran korban ke rekening ayah korban, Herman Lunardi. Namun menurut Albert, Herman tak mengetahui perihal perputaran uang.

"Tersangka A kemarin sudah diperiksa dan didengar keterangannya di Polda Metro. Soal aliran ke prudential sebesar Rp 6 M diakui oleh tersangka adalah benar dan terhadap pengajuan prudential tersebut dilakukan dengan cara pemindah buku atas nama Winda ke rekening yang sudah ditandatangani oleh Winda sebelumnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan performance (target cabang), untuk mendapat nama dan keuntungan pribadi tersangka," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Brigjen Helmy Santika melalui pesan singkat kepada detikcom, Selasa (17/11/2020).

Helmy menuturkan Albert mengelola asuransi atas nama Herman Lunardi tanpa sepengetahuan Herman. "Dan selanjutnya uang asuransi Prudential tersebut dibuat atas nama Herman Lunardi, dan dicairkan ke rekening Herman Lunardi senilai Rp 4,8 miliar, yang pengelolaan rekening tersebut adalah tersangka sendiri, tanpa sepengetahuan Herman Lunardi," lanjutnya.

Untuk diketahui, Polri menyampaikan bahwa Albert ternyata juga terlilit kasus perbankan lain. Bahkan kasus perbankan yang juga membelit Albert kini sudah dilimpahkan ke kejaksaan.

"Kebetulan yang bersangkutan (tersangka Albert) juga masih dipertanggungjawabkan terkait perbuatannya yang sama. Tapi LP (laporan) lain, Polda Metro Jaya," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/11).

Menurut Awi, pelaku kini menjadi tahanan Kejaksaan Negeri Tangerang. Status kasus tersebut, sebut dia, sudah P21.

"Dan saat ini (Albert) sedang berada di tahanan Kejaksaan Negeri Tangerang. Bukan tahap 1, tahap 2," terang Awi.

Dalam kasus perbankan lain yang ditangani Polda Metro Jaya, teman-teman Albert juga terlibat. Dikatakan Awi, beberapa teman Albert juga sudah ditahan.

"Kalau nggak salah beberapa (teman-teman Albert) sudah ditahan oleh Polda Metro Jaya," ujarnya.

Sementara itu, dalam kasus perbankan dengan Winda Earl dan ibundanya, Floletta, Awi menyampaikan bahwa Albert mengambil uang tabungan korban tanpa seizin dan sepengetahuan korban. Uang tersebut kemudian dikirimkan ke rekening teman-teman Albert untuk dikelola dengan tujuan mencari keuntungan.

(aud/aud)