Marzuki Alie Bantah Pinjamkan Duit Rp 6 M untuk Suap Nurhadi: Ngawur!

Farih Maulana Sidik - detikNews
Senin, 16 Nov 2020 16:23 WIB
Eks Ketua DPR Marzuki Alie diperiksa KPK terkait perkara suap mantan Sekretaris MA Nurhadi. Marzuki Alie diperiksa sebagai saksi untuk Hiendra Soenjoto.
Eks Ketua DPR Marzuki Alie (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie telah selesai diperiksa oleh penyidik KPK terkait perkara suap mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Marzuki Alie diklarifikasi KPK terkait kesaksian kakak tersangka Hiendra Soejonto, Hengky Soejonto.

Marzuki Alie membantah dirinya meminjamkan uang Rp 6 miliar untuk mengurus perkara suap tersebut. Menurutnya, kesaksian Hengky tidak benar alias ngawur.

"Ya itu katanya saya minjemin duit berapa M (miliar). Ya tunjukin aja buktinya kan, itu ngawur kok," kata Marzuki Alie usai diperiksa di gedung Merah Putih KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta, Senin (16/11/2020).

Marzuki menantang Hengky menunjukkan bukti transfer tersebut. Dia membantah terlibat dalam perkara suap Nurhadi.

"Tunjukkan aja kalau ada transfer, bukti transfernya tunjukin kan gampang. Jadi nggak perlu cerita-cerita kosonglah. Tunjukkan nih ada Marzuki transfer, gitu kan. Kalau nggak nunjukin, nggak usah ngomonglah," katanya.

Dalam perkara itu, Nurhadi dan menantunya bernama Rezky Herbiyono sudah jadi terdakwa dan kasusnya sedang disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Nurhadi didakwa menerima suap berkaitan dengan sejumlah perkara dari tingkat pengadilan pertama hingga tingkat PK.

Sementara itu, Hiendra dijerat sebagai pemberi suap ke Nurhadi. Perkara untuk Hiendra masih dalam tahap penyidikan oleh KPK.

Nama Marzuki Alie sempat muncul dalam sidang Nurhadi pada 11 November 2020. Saat itu jaksa KPK menghadirkan saksi yang merupakan kakak dari Hiendra bernama Hengky Soenjoto.