Round-Up

Babak Baru Kasus Video Syur Mirip Gisel Usai 2 Penyebar Masuk Sel

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 15 Nov 2020 07:51 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Penyidikan kasus penyebaran video syur mirip artis Gisella Anastasia atau Gisel tidak akan berhenti sampai 2 tersangka penyebar. Polisi memastikan masih akan mengejar pelaku lain terkait video syur itu.

Bahkan orang yang merekam atau membuat video syur itu dibidik polisi. Polisi saat ini masih menyelidiki siapa para pelaku tersebut.

"Masih kita cari lagi ke atas. Masih mem-profiling, nanti pasti dapat. Masih kita cari. Kalau sudah ada pasti kita umumkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (14/11/2020).

Kombes Yusri mengatakan, setelah dua pelaku, polisi masih memburu pelaku lainnya yang menyebarkan pertama kali hingga yang membuat video tersebut.

"Apa masih ada pelaku lain? Ya, ada. Kan ini baru yang (pelaku penyebar) masif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Menurut Yusri, kini penyidik masih terus mengembangkan keterangan dari kedua tersangka tersebut untuk mengejar pelaku lainnya. Selanjutnya, polisi akan menangkap pelaku yang menyebarkan pertama kali dan yang membuat video asusila itu.

"Nanti bakal naik ke pelaku penyebaran pertama sampai dengan yang membuatnya. Kita masih terus melakukan penyelidikan ke pelaku-pelaku lain," terang Yusri.

Sementara dari pemeriksaan dua tersangka, PP (24) dan MN (22), diketahui keduanya menyebarkan video secara masif di akun media sosial. Tidak hanya di akun Twitter, tetapi juga di grup WhatsApp.

Seberapa masifkah? Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3