Hari Pahlawan, DPRD Kota Surabaya Dorong Masyarakat Teladani Pejuang

Faidah Umu Sofuroh - detikNews
Rabu, 11 Nov 2020 10:07 WIB
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony
Foto: DPRD Surabaya
Jakarta -

Di momen peringatan Hari Pahlawan 10 November, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya AH Thony mendorong Pemerintah Kota Surabaya untuk memperbarui bangunan di sekitar makam pahlawan yang berada di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya. Ia ingin makam pahlawan ini dijadikan destinasi wisata religi dan perjuangan agar bisa menjadi pengobar semangat bagi kaum muda di Surabaya.

"Dari sini kami pikirkan adalah dari hari ke hari mereka (makam) dirawat oleh pemerintah, kemudian rapi, bersih. Tapi peziarahnya hari-hari tampaknya ndak ada. Berbeda dengan tempat-tempat yang lain yang dijadikan destinasi wisata religi, seumpama di sini bisa saja menjadi wisata religi dan perjuangan. Karena tidak sekedar spiritnya yang muncul tapi perjuangannya itu nampak," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Rabu (11/11/2020).

Pihaknya kembali mendorong agar Pemerintah Kota Surabaya berinisiasi mewujudkan hal tersebut agar bisa dibuka untuk umum. Namun ada beberapa fasilitas penunjang seperti musala dan ruang publik yang cukup. Selain itu, lanjutnya, di kawasan tersebut juga dibutuhkan literasi perjuangan para pahlawan yang bisa diwujudkan dalam biorama perjuangan seperti di Monumen Tugu Pahlawan.

"Perlu ada guide untuk menjelaskan secara detail agar semangat perjuangan itu nampak. Bisa kita deskripsikan, bisa kita telusuri siapa saja yang ada di sini. Nah riwayat perjuangan itu yang menjadi edukasi kepada masyarakat. Sehingga mereka bisa meneladani bagaimana masa lalu beliau-beliau yang dimakamkan di sini," ucapnya

Di momen ini, ia juga mengajak warga Kota Surabaya menteladani spirit keikhlasan para perjuangan dalam merebut kemerdekaan. Ia mengatakan setelah melakukan kunjungan dan berziarah ke makam pahlawan di Jalan Kusuma Bangsa, pihaknya ingin masyarakat khusus warga Kota Surabaya mengobarkan semangat para perjuangan dalam merebut kemerdekaan.

"Dari momen ini adalah yang kita tangkap adalah spirit, dari kepahlawanan yang selama ini sudah dikenal dan dirasakan, diketahui baik sejarah, maupun asal-usul dan tujuannya di Surabaya, bahwa ada makam pahlawan di Kota Surabaya," katanya.

Politisi asal Partai Gerindra tersebut menambahkan makam pahlawan di Indonesia menjadi penanda yang monumental. Menurutnya karena sejarahnya jelas dalam perjuangannya merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

"Karena sejarahnya jelas, bahwa beliau-beliau yang dimakamkan di sini adalah para bunga bangsa, para kusuma bangsa dan para syuhada yang memiliki ketulusan, keikhlasan untuk mempertahankan negara kita," tegasnya.

"Terhadap ketulusan itu, yang ingin kita kobarkan, ingin kita syiarkan supaya spirit keikhlasan para pejuang rela berkorban untuk negara ini, agar tetap ada di hati sanubari setiap warga kota, khususnya Surabaya," ungkapnya.

Dalam ziarah di Makam Pahlawan Jalan Kusuma Bangsa Surabaya ini, Thony mengaku banyak pahlawan dan para syuhada dalam perjuangan kemerdekaan yang tidak diketahui namanya. Menurutnya, para pejuang tersebut merupakan wujud keikhlasan dalam perjuangan untuk bangsa dan negara.

"Untuk momen ini kami sengaja, karena yang pertama, di sini banyak tempat dimakamkan, dikebumikan, diistirahatkan para syuhada, para pahlawan yang tidak diketahui namanya. Karena tidak diketahui namanya, maka mereka tidak diketahui dari mana mereka dan ini simbol wujud keikhlasan. Bahwa mereka, tidak butuh pengakuan, namanya pun tidak disebut tapi perjuangannya jelas," tandasnya.

(mul/mpr)