Round-Up

Babak Baru Winda Earl Vs Maybank Usai Hotman Paris Masuk Gelanggang

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 10 Nov 2020 06:19 WIB
Ditunjuk sebagai kuasa hukum Maybank, pengacara kondang Hotman Paris buka-bukaan soal dirinya yang ikut terjun menangani kasus penilapan tabungan Rp 22 miliar.
Hotman Paris Hutapea (Pradita Utama/detikcom)

Hotman lantas menguraikan ada banyak keanehan dalam kasus ini. Keanehan yang utama, ATM dan buku tabungan dipegang Kepala Cabang Maybank Cipulir berinisial A, bukan oleh pihak pemilik rekening. Menurutnya, ini sungguh aneh, bahkan bila duitnya tidak sampai miliaran pun, ini tetap aneh.

Dia menegaskan tidak mau menuduh ada keterlibatan pemilik rekening. Namun dia mengatakan pihak Maybank tidak bisa tiba-tiba membayar begitu saja duit Rp 22 miliar Winda yang raib tanpa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus ini.

"Sangat lalai direksi kalau tiba-tiba bayar begitu saja kalau belum jelas ada enam keanehan ini. Bisa-bisa direksi dipecat oleh kantor pusat. Kenapa dibayar kalau belum jelas?" kata Hotman.

Pihak Winda Earl juga berbicara soal bunga dari tabungannya. Atlet eSport itu menyebut, sesungguhnya tabungannya yang hilang adalah Rp 20,8 miliar. Jumlahnya menjadi Rp 22 miliar karena ketambahan bunga yang memang menjadi haknya.

"Kerugian sebesar 20.879.000.000, pokok. Belum termasuk bunga selama 5 tahun sejak 2015," jelas pengacara Winda, Joey Pattinasarany, kepada detikcom, Jumat (6/11/2020).

Atlet eSports Winda Lunardi jadi korban dugaan tindak pidana penggelapan uang. Tak tanggung-tanggung, Rp 20 miliar yang ada ditabungannya di Maybank raib.Atlet eSports Winda Lunardi jadi korban dugaan tindak pidana penggelapan uang. Tak tanggung-tanggung, Rp 20 miliar yang ada ditabungannya di Maybank raib. Foto: Instagram @evos.earl

Soal bunga, Hotman Paris juga punya keterangan. Dia menyebut ini sebagai keanehan. Hotman menyebut bunga Winda (dan Floletta) ini dibayarkan tersangka A dari rekening bank lain kepada Herman Lunardi ayah Winda, bukan Winda selaku pemilik tabungan.

"Pertanyaan yang paling esensial, ini sangat penting, pernah nggak Maybank membayar bunga kepada Winda dan Flo dan kepada siapa dibayar? Ini camkan ini. Ke mana, kalau rekening normal kan ada bunga masuk tabungan kan. Pertanyaannya, waktu Maybank membayar dalam hal ini diwakili oleh si A ini yang tersangka sekarang, pernah nggak membayar bunganya atas 2 tabungan ini dan dibayar dari mana uangnya dan ke mana dibayar?" kata Hotman.

Hotman berbicara beresama Head of National Antifraud Maybank, Andiko. Andiko menyatakan tidak ada protes dari Winda soal aliran bunga ini.

Selanjutnya, Hotman berbicara besaran bunga:

Selanjutnya
Halaman
1 2 3