Atlet eSport Minta Maybank Kembalikan Uang yang Ditilap Kacab

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 16:26 WIB
Jakarta -

Atlet eSport, Winda Lunardi, dan ibunya, Floletta Lizzy Wiguna, meminta Maybank mengembalikan uang mereka yang ditilap oknum bank tersebut. Pihak Winda Lunardi menilai sikap Maybank yang turut mempolisikan Kepala Cabang Maybank Cipulir, A, tidak menyelesaikan masalah kliennya.

"Kepala cabang dilaporkan, dari Maybank berarti kan ada kesalahan di prosedur mereka atau bagaimana. Kalau seumpama ada kesalahan, ibaratnya pegawai, kalau ada kesalahan pegawai, kan berarti perusahaan yang bertanggung jawab, gitu," ujar penasihat hukum Winda, Joey Pattinasarany, kepada detikcom, Jumat (6/11/2020).

Joey mengatakan kliennya telah menaruh rasa percaya kepada Maybank, tapi kini merasa dirugikan. "Ketika Maybank membuat laporan kepolisian mengenai karyawannya, tapi kan itu nggak menyelesaikan mengenai tanggung jawabnya. Jadi itu hanya menghukum perbuatannya (oknumnya) saja," imbuh Joey.

Joey menyampaikan, pada prinsipnya Winda dan ibunya ingin Maybank segera mengembalikan uang sejumlah yang mereka tabungkan, ditambah bunga bank.

"Keinginan Winda dan keluarganya pada dasarnya sudah deh balikin saja (uang tabungan yang ditilap). Kalau memang bisa balikin, ya, balikin. Tapi juga yang fair. Ya hitunglah bunganya kalau memang fair. Pada dasarnya seperti itu," tegas Joey.

Joey berharap Maybank menunjukkan iktikad baik terkait permintaan kliennya ini. "Kami harapkan begini, ada lah iktikad baik bank. Apakah rela mempertaruhkan imagenya demi Rp 20 miliar, itu saja," tandas Joey.

Sebelumnya, Winda Lunardi menjadi korban dugaan tindak pidana penggelapan uang. Uang puluhan miliar rupiah yang dia tabung di Maybank raib.

"Saya ke sini karena ingin melihat perkembangan laporan yang saya ajukan mengenai perihal uang saya yang hilang di Maybank. Yang hilang total Rp 20 miliar lebih dan yang tersisa di rekening saya hanya ratusan ribu (rupiah)," kata Winda Lunardi kepada wartawan di lobi Bareskrim, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (5/11).

Kepada detikcom, Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika menerangkan, penyidik telah menetapkan Kepala Cabang Maybank berinisial A sebagai tersangka kasus penggelapan saldo tabungan Winda Lunardi dan ibundanya, Floletta.

"Perkembangan perkara saat ini sedang dalam proses penyidikan dan telah menetapkan tersangka atas nama A selaku Kepala Cabang Cipulir Maybank," kata Helmy kemarin malam.

Maybank juga sudah angkat bicara soal kasus ini. Pihak bank juga aktif melapor.

"Sehubungan adanya pemberitaan terkait pengaduan nasabah atas nama Winda D Lunardi dan Floletta Lizzy Wiguna, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) dengan ini menyampaikan Maybank Indonesia telah melaporkan dan memproses dugaan tindak pidana ini kepada pihak kepolisian sehingga oknum kejahatan tersebut saat ini telah ditangkap dan dalam proses hukum di Pengadilan Negeri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," demikian bunyi keterangan resmi Maybank Indonesia yang diterima detikcom, hari ini.

(aud/tor)