Mahfud Md soal Masyumi Reborn: Secara Konstitusi Boleh Didirikan Lagi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 20:54 WIB
Jakarta -

Partai Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), yang sempat bubar, kini dibangkitkan kembali. Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan bangkitnya Masyumi secara hukum dan konstitusi diperbolehkan.

"Secara hukum dan konstitusi, Partai Masyumi boleh didirikan lagi," kata Mahfud melalui pesan singkat kepada detikcom, Sabtu (7/11/2020).

Mahfud kemudian menceritakan Partai Masyumi dibubarkan oleh Presiden pertama RI Sukarno. Pembubaran itu dilakukan setelah Sukarno meminta fatwa kepada Wirjono Prodjodikoro, yang merupakan Ketua Mahkamah Agung (MA) pada saat itu.

"Pembubaran Masyumi dulu dilakukan oleh Bung Karno, setelah meminta fatwa dari Ketua MA Wirjono Prodjodikoro," tuturnya mengulas peristiwa yang berujung pada bubarnya Masyumi pada 15 Agustus 1960.

Mahfud menyampaikan, setelah Sukarno tumbang, Wirjono lalu membuat petisi yang menyatakan pembubaran Masyumi itu bertentangan dengan undang-undang. Dikatakan Mahfud, Masyumi juga sempat mencoba bangkit pada era Orde Baru, tapi tidak disetujui oleh Soeharto selaku Presiden RI saat itu.

"Pada era Soeharto mencoba bangkit, tapi Soeharto tidak setuju dan yang disetujui hanya berdirinya Partai Muslimin Indonesia (Parmusi). Sekarang mendirikan Partai Masyumi boleh saja," imbuhnya.

Selanjutnya, Masyumi Reborn:

Selanjutnya
Halaman
1 2