ADVERTISEMENT

Saksi Ngaku Buat Surat Bebas COVID Djoko Tjandra karena Takut Disanksi

Ibnu Hariyanto - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 13:53 WIB
Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo datangi langsung sidang kasus surat jalan (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo mendatangi langsung sidang kasus surat jalan. (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Jakarta -

Saksi Sri Rejeki Ivana Yuliawati mengungkapkan alasannya membuat surat keterangan bebas COVID-19 untuk Djoko Tjandra. Ia mengaku takut dengan kedudukan Brigjen Prasetijo Utomo sebagai petinggi Polri.

Awalnya, Sri, yang merupakan Pamin Satkes Pusdokkes Mabes Polri, mengatakan permintaan membuat surat keterangan bebas COVID-19 untuk Djoko Tjandra disampaikan asisten Brigjen Prasetijo bernama Yeti. Kepada Yeti, dia menjelaskan masyarakat umum tak bisa membuat surat keterangan bebas COVID-19 di Pusdokkes Polri.

"Saya ditelepon Yeti, yang isinya minta dibantu pembuatan surat bebas COVID. Yeti bilang 'kalau orang umum boleh?', saya jawab 'tidak boleh'. Saya bilang kalau mau surat COVID pasiennya harus datang ke Pusdokkes Mabes Polri. Yeti bilang 'Bapak mau bicara'," kata Sri saat bersaksi di persidangan kasus surat jalan palsu di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Cakung, Jaktim, Jumat (6/11/2020).

Sri mengatakan Brigjen Prasetijo langsung menghubunginya. Setelah berbicara dengan Brigjen Prasetijo, ia meminta kepada Yeti untuk menyerahkan data-data yang ingin diurus surat keterangan bebas COVID-19.

"Saya meminta data nama Bapak Prasetijo, terus diberikan data nama pekerjaan, alamat, jabatan, dan keperluannya apa," kata Sri

"Atas nama siapa saja?" tanya jaksa.

"Atas nama Prasetijo Utomo, Anita Kolopaking, dan Djoko Tjandra, dan keperluannya untuk tugas dinas," jawabnya.

Kemudian, majelis hakim mencecar Sri soal alasan kenapa surat bebas COVID-19 itu tetap diproses padahal Djoko Tjandra dan Anita merupakan masyarakat umum dan tidak pernah diperiksa di Pusdokkes. Ia mengaku memproses surat bebas COVID-19 karena takut kena sanksi mengingat Brigjen Prasetijo merupakan petinggi Polri.

Bagaimana pengakuan Sri?

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT