Kompol Dody Ngaku Diminta Brigjen Prasetijo Buat Surat Jalan Djoko Tjandra

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 18:30 WIB
Kompol Dody Jaya selaku Kaur TU Ro Korwas PPNS Bareskrim Polri jadi saksi sidang surat jalan palsu Djoko Tjandra, di PN Jaktim, Selasa (3/11/2020).
Kompol Dody Jaya selaku Kaur TU Ro Korwas PPNS Bareskrim Polri jadi saksi sidang surat jalan palsu Djoko Tjandra. (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

Jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan Kompol Dody Jaya selaku Kaur TU Ro Korwas PPNS Bareskrim Polri dalam sidang surat jalan palsu Djoko Tjandra. Dody mengaku diminta Brigjen Prasetijo Utomo membuat surat jalan untuk Djoko Soegiarto Tjandra.

"Surat jalan untuk beliau sendiri, tujuan ke Pontianak. Beliau meminta saya, 'Tolong bikinkan surat jalan untuk saya'," ujar Dody sambil menirukan percakapannya dengan Prasetijo, dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Jalan Dr Sumarno, Cakung, Selasa (3/11/2020).

Dody mengaku sempat menanyakan tujuan Prasetijo terkait surat jalan tersebut. Namun Prasetijo tidak menjelaskan, dan hanya meminta menuliskan tujuan Pontianak.

"Atas namanya Prasetijo, pengikut Kompol Jhony, tujuannya ke Pontianak. Saya tanya, 'tujuannya apa', (jawab Prasetijo) 'tulis aja Pontianak," kata Dody.

Dody menuturkan, setelah membuat surat yang diperintahkan, dirinya menyerahkan surat tersebut kepada Prasetijo. Surat tersebut dia taruh di meja Prasetijo.

"Saya serahkan ke beliau, beliau melihat langsung, saya taruh di meja beliau, saya keluar," tuturnya.

Selanjutnya, Dody mengaku dipanggil Prasetijo. Prasetijo, sebut dia, meminta agar surat jalan tidak ditandatangani oleh Kabareskrim, melainkan dirinya sendiri.

"Setelah beberapa minggu, sesprinya bilang dipanggil Bapak (Prasetijo). Beliau mengatakan 'ini yang tanda tangan saya', posisi itu (surat) sudah tercoret. 'Yang tanda tangani saya, jangan Kabareskrim'," ujar Dody.

"Harusnya yang tanda tangan Kabareskrim atau Waka, lalu diganti jadi nama Bapak, Prasetijo Utomo," imbuhnya.

Tak berhenti di situ, Dody juga menyebut kembali diminta membuat surat jalan. Di mana surat jalan tersebut atas nama Anita Kolopaking dan Djoko Soegiarto.

"Kemudian tanggal 3 saya diminta lagi buat surat jalan atas nama Ibu Anita. Saya tanyakan 'Ibu Anita yang mana', katanya kerabat. Atas nama Anita, pengikutnya Djoko Soegiarto," ungkap Dody.

Selanjutnya
Halaman
1 2