Anies Mau Sepeda Jadi Alat Transportasi, Komisi V Tegaskan Tak Boleh Lewat Tol

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 13:22 WIB
Ilustrasi Sepeda
Ilustrasi sepeda (Foto: dok. Shutterstock)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ingin agar sepeda menjadi alat transportasi di Jakarta. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie menilai ide tersebut bagus, tapi ada syaratnya.

"Saya kira bagus ide yang baik. Kalau kita lihat di luar negeri banyak juga, seperti Belanda itu kan terbiasa mereka ke kantor pakai sepeda, berbelanja pakai sepeda," kata Syarief saat dihubungi, Jumat (6/11/2020).

Lalu, apa syaratnya? Syaratnya adalah tidak boleh masuk ke tol.

"Yang jelas, sepeda nggak boleh masuk ke jalur tol. Itu saja," ujar Syarif.

Syarif menyoroti keselamatan pengguna sepeda jika diperbolehkan melintasi jalan tol. Sebab, jalan tol memiliki kecepatan minimal tertentu.

"Apalagi sepeda kan tahu juga. Kecepatan sepeda berapa. Kemudian juga keselamatan terhadap pengendara sepeda. Kalau jalan tol itu ada kecepatan minimal. Jadi minimal kan harus ada. Jadi saya kira itu berkaitan dengan safety-lah, keamanan pengendara," ujarnya.

Lebih lanjut Syarif mengatakan tidak perlu ada perubahan regulasi mengenai penggunaan sepeda sebagai alat transportasi pribadi. Namun Anies perlu melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan jika berencana menjadikan sepeda sebagai alat transportasi umum.

"Nggak ada regulasi aturan, karena sepeda kan nggak pernah dilarang. Kecuali dia sebagai angkutan umum, apa itu becak. Itu kan sudah dilarang ya oleh pemerintah," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2