Round-Up

Saat Guru Dipolisikan soal Ajakan Pilih Ketua OSIS Seagama Jadi Sorotan

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 07:54 WIB
poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Seorang guru SMA Negeri 58 Jakarta berinisial TS dilaporkan ke polisi karena mengajak memilih calon Ketua OSIS seagama. Pelaporan tersebut mendapat sorotan Dinas Pendidikan DKI Jakarta hingga DPR RI.

Laporan tersebut dinilai tidak umum hingga berlebihan. Kasus ini sendiri dilaporkan oleh pihak yang mengaku sebagai perwakilan murid-murid.

Wakapolres Metro Jakarta Timur mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Polisi baru akan melayangkan panggilan kepada para pihak, termasuk terlapor pada pekan depan.

"Sudah kita jadwalkan, kita sudah kirim panggilan. Mungkin dalam minggu ini atau minggu depan kita lakukan pemeriksaan semua saksi-saksi (termasuk guru TS)," kata Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Stefanus Tamuntuan, di Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (5/11/2020).

Namun, Stefanus belum memastikan tanggal pemeriksaan guru TS. Dia hanya mengatakan pelapor juga akan dimintai keterangan dalam waktu dekat.

Stefanus menambahkan polisi masih mengumpulkan alat-alat bukti. Pendalaman, masih terus dilakukan.

"Ya nanti di dalam rencana penyelidikan pasti ada (pemanggilan). Pasti akan kita panggil semua, termasuk terlapor, ya. Saat ini kan korban juga belum diperiksa, pelapor belum kita minta keterangan. Nanti akan kita panggil untuk dimintai keterangan, setelah itu saksi-saksi," ucap dia.

Sebelumnya, guru SMAN 58 Jakarta berinisial TS yang viral karena mengajak murid-murid memilih ketua OSIS yang seagama dilaporkan ke Polres Jakarta Timur. Laporan tersebut masih diselidiki polisi.

"Masih lidik, baru juga LP-nya. Pokoknya laporan kita tindak lanjuti," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Imron Ermawan kepada wartawan, Rabu (4/11).

Laporan ini menjadi sorotan berbagai pihak. Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3