Round-Up

Sosok Emak Pemberani Lerai Anggota Klub Harley Pengeroyok Prajurit TNI

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 06 Nov 2020 04:32 WIB
Padang -

Di tengah ricuh pengeroyokan anggota klub motor gede kepada prajurit TNI, tersorot keberanian seorang ibu-ibu. Dengan tangan kosong, dia menghadang sejumlah anggota klub moge yang terbakar arogansi mereka sendiri.

Amak-amak, begitu orang Minang memanggil dan menghormati seorang ibu. Sosok emak pemberani tersebut kemudian disorot netizen.

Adalah Sri Hartina (57) nama emak-emak berani tersebut. Dia menghadang sejumlah anggota Harley Owners Group Siliwangi Bandung Chapter (HOG SBC) yang mengejar dua prajurit TNI.

Dalam rekaman CCTV yang tersebar, Emak Sri sempat melerai dan meminta anggota klub moge menahan diri. Pihak TNI mengapresiasi keberanian Sri.

Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dani berterima kasih kepada wanita asal Agam, Sumatera Barat (Sumbar), itu. Menurutnya, jika tak ada Sri di lokasi, dua anggotanya bisa saja mengalami cedera lebih parah.

"Kami tentu saja sangat berterima kasih kepada Ibu Sri, yang secara refleks berusaha melerai pengeroyokan itu. Saya mengucapkan terima kasih, karena ibu itu ada di TKP, berhenti di situ dan secara refleks berusaha melerai," kata Yosip, Kamis (5/11/2020).

Yosip telah bertemu dengan Sri dan keluarganya. Dia mengatakan telah menyampaikan terima kasih secara langsung kepada Sri. Sri juga sempat diundang untuk datang ke kantornya.

Insting seorang ibu membuat Sri berani menghadang anggota moge yang rata-rata berbadan besar. Tanpa tahu siapa pihak yang menjadi korban, Sri hanya ingin tak ada aksi pengeroyokan-penganiayaan.

"Saya nggak ada rasa takutnya," kata Sri dalam video yang dilihat detikcom.

Sri mengaku awalnya sedang melintas dan melihat keramaian di lokasi pengeroyokan. Awalnya dia menduga orang-orang berkerumun karena ada kecelakaan. Saat melihat ada pengeroyokan, Sri langsung mencoba melerai.

Kisah berani emak-emak atau amak-amak melerai pengeroyokan 2 prajurit TNI oleh anggota klub moge Harley di BukttinggiInsting seorang ibu yang mendorong Sri berani melerai pengeroyokan yang dilakukan anggota moge (Foto: dok. Istimewa)

"Awalnya saya pikir kecelakaan. Jadi saya turun. Ternyata ada pengeroyokan. Saya juga tidak tahu kalau (korban) tentara, karena badannya kan agak kecil," ujar Sri.

Dia mengaku tak tega melihat orang dipukul. Dia pun mengusir para terduga pelaku pengeroyokan.

"Karena rasa sayang lah gitu, harga diri orang itu kan kalau digituin jatuh," ucapnya.

"Saya coba mengusir dan melerai. 'Udah, Pak, udah, Pak. Berangkat, Pak, berangkat'. Udah mohon-mohon saya agar dihentikan," kata dia.

Bagaimana pengeroyokan bisa terjadi?