Satgas COVID-19: Perbedaan Data Suspek Daerah-Pusat Sedang Diperbaiki

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 03 Nov 2020 16:41 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito
Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito. (Foto: dok. BNPB)
Jakarta -

Pemerintah menyampaikan ada perbedaan data pasien suspek Corona (COVID-19) di tingkat daerah dan pusat. Perbedaan data tersebut tengah diperbaiki.

"Sehubungan dengan pemberitaan di media massa mengenai perbedaan data suspek, perlu kami sampaikan bahwa sedang dilakukan perbaikan dan penyelarasan koordinasi pelaporan data dari daerah, yaitu kabupaten/kota ke provinsi dan ke pemerintah pusat atau Kementerian Kesehatan," ujar Ketua Tim Pakar Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang ditayangkan saluran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (3/11/2020).

"Hal ini menyangkut teknik pengumpulan dan validasi data yang jumlahnya sangat besar dan membutuhkan waktu pemprosesannya sehingga belum betul-betul realtime," imbuh guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) ini.

Wiku mengatakan pihaknya mengantisipasi ada beberapa pembaruan data mengenai pasien suspek Corona. Ini disebabkan proses verifikasi di daerah dan pusat.

"Kita mengantisipasi akan ada beberapa update data setelah terjadi proses verifikasi yang dilakukan di tingkat daerah dan pusat. Ini bagian dari proses satu data COVID-19 yang pernah kami sampaikan sebelumnya dan upaya inter-operabilitas data pusat daerah," ujar Wiku.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga berkoordinasi dengan daerah soal data pasien suspek. Simak di halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2