PPP Akan Gelar Muktamar IX, Humprey Djemat Akan Diundang?

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 02 Nov 2020 16:06 WIB
Humprey Djemat Menjadi PLT Ketua PPP

Pelaksana tugas Ketum PPP Mukmtamar Jakarta Humphrey Djemat memberikan keterangan terkait mundurnya Ketum PPP versi Djan Faridz,  Jakarta Pusat, Senin (30/7/2018). PPP menunjuk Humprey Djemat sebagai PLT PPP terkait mundurnya Djan Farids dari jabatan ketua PPP. Grandyos Zafna/detikcom

-. Menurut Humphrey, Djan Faridz tak menjelaskan secara spesifik alasan pengunduran dirinya. 

-. Namun, alasan utama Djan, kata Humphrey adalah karena Djan hingga saat ini belum bisa melaksanakan amanah Muktamar VIII Jakarta, yakni mempersatukan PPP.
Ilustrasi: Humphrey Djemat (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Muktamar IX PPP akan digelar di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Desember nanti. Lantas, apakah Ketum PPP Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat, akan diundang dalam Muktamar PPP tahun ini?

Sekjen PPP Arsul Sani menjelaskan melakukan komunikasi dengan Humphrey Djemat terkait hal itu. Arsul menyampaikan hal ini dalam Launching Muktamar IX PPP dengan tema 'Mempersatukan Umat, Membangun Indonesia' yang disiarkan secara virtual, Senin (2/11/2020).

"Jadi Pak Humphrey diundang atau tidak, kami insyaallah berkomunikasilah, gitu loh," kata Arsul.

Arsul berharap setiap undangan yang diundang dapat menghadiri Muktamar IX PPP. Ia pun akan mempersiapkan yang terbaik bagi pelaksanaan Muktamar tahun ini.

"Karena kita ingin juga kalau semua yang kita undang itu bisa datang, gitu ya. Supaya apa, kami bisa mempersiapkan juga sebaik-baiknya siapa saja yang hadir di sana itu," katanya.

Selain itu, Arsul melihat momentum Muktamar tahun ini sebagai momen untuk islah atau damai bagi para kader. Menurutnya, ada pula sejumlah nama dari PPP Muktamar Jakarta yang tergabung dalam kepanitiaan Muktamar IX PPP.

"Nah gini, pertama kita terkait dengan islah. Ini muktamarnya sudah jadi momen islah. Jadi di dalam kepanitiaan muktamar, baik panitia pengarah SC maupun OC, kan teman-teman yang beberapa waktu yang lalu ada disebut PPP Muktamar Jakarta," ujar Arsul.