Polisi Terbuka Gunakan Investigasi Media untuk Cari Pembakar Halte Sarinah

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 22:33 WIB
Fasilitas umum menjadi sasaran amuk massa. Salah satunya halte TransJakarta HI dan Sarinah. Berikut foto-foto suasana terkininya.
Potret Halte Sarinah yang dibakar saat demo omnibus law UU Cipta Kerja, Kamis 8 Oktober (Foto: Grandyos Zafn/detikcom)a
Jakarta -

Polda Metro Jaya buka suara terkait video investigasi yang dilakukan oleh tim Narasi TV terkait pelaku pembakaran halte TransJakarta di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. Polisi mengaku terbuka dengan hasil investigasi tersebut dan akan menjadikannya sebagai bahan analisis penyelidikan lebih lanjut.

"Itu membantu kita, terima kasih itu kan bisa jadi alat bukti. Akan kita pelajari nanti," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi detikcom, Jumat (30/10/2020).

"Terima kasih banyak, nanti kita lakukan penyelidikan. Kita bisa jadikan bahan untuk lakukan pengejaran pelaku-pelaku yang lainnya," sambungnya.

Yusri menambahkan, pihaknya kini masih terus menyelidiki kasus pembakaran halte di sepanjang Sudirman-Thamrin saat demo omnibus law UU Cipta Kerja itu. Tidak menutup kemungkinan tersangka pembakaran halte akan bertambah.

"Kita masih mengejar, bukan berarti yang sudah kita tangkap, ini masih ada lagi. Memang dipikir yang bakar satu halte satu orang doang? Tapi kita kan masih mengumpulkan alat bukti yang lain untuk mengejar yang lainnya," beber Yusri.

Polda Metro Jaya sendiri telah menetapkan 20 tersangka kasus perusakan dan pembakaran halte di sepanjang kawasan Sudirman-Thamrin.

Namun, Yusri pun mendorong tim investigasi dari Narasi TV agar berkenan memberikan keterangan kepada kepolisian terkait hasil investigasi tersebut. Menurutnya, hal itu bisa membantu dalam mengejar para pelaku pembakaran halte lainnya.

"Silakan dikasih. Tapi kita ini kan juga dapat dari masing-masing penyelidikan, pemeriksaan saksi-saksi, CCTV dari video-video yang kita dapat dari teman-teman wartawan sendiri dan video yang beredar gitu. Kasihkan ke polisi, biar bisa diperiksa jadi saksi gitu lho," tuturnya.


Selanjutnya
Halaman
1 2