69 Tersangka Demo Ricuh Ditahan, 20 di Antaranya Pembakar Halte TransJ

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 19 Okt 2020 14:19 WIB
Halte TransJakarta Bundaran Hotel Indonesia (HI) dibakar massa. Padahal halte yang berada tepat di atas Stasiun MRT ini baru diresmikan tahun lalu.
Halte TransJakarta di Bundaran HI dibakar massa demo anarkis. (Antara Foto)
Jakarta -

Polda Metro Jaya telah menetapkan 131 tersangka terkait kasus kericuhan di demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja. Dari 131 orang itu, 69 di antaranya ditahan polisi.

"Sampai saat ini Polda Metro Jaya menetapkan 131 tersangka yang terkait beberapa kasus yaitu perusakan gedung ESDM, perusakan mobil di Pejompongan dan perusakan dan vandalisme oleh kelompok anarko dan kasus ambulans di Cikini, Jakpus, kasus Tugu Tani dan kasus penganiayaan anggota Krimsus dan Polres Tangerang Kota serta pos polisi," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (19/10/2020).

Dari 131 tersangka itu, 69 orang di antaranya ditahan di Polda Metro Jaya. Sebelumnya, polisi telah menahan 28 orang, dan kini total ada 69 orang.

"Perkembangan terbaru, Polda Metro Jaya telah menahan 20 orang tersangka kasus perusakan halte fasilitas pabrik danpos polisi di sepanjang Jalan Sudirman Jakpus," ungkapnya.

Nana mengatakan, dari 131 tersangka adalah mayoritas pelajar, mahasiswa dan pengangguran. Para tersangka dijerat dengan Pasal 212 KUHP pasal 218 pasal 170 srta pasal 406 KUHP.

"Untuk penggerak terus kami lakukan pengejaran dan penyelidikan terhadap pada para penggerak aksi tersebut," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan ada puluhan halte TransJakarta yang rusak akibat demo omnibus law Cipta Kerja yang berujung ricuh. Tiga halte di antaranya rusak berat dan harus dirombak total.

"Jadi ada 46 halte yang mengalami kerusakan, kemudian ada tiga halte yang rusak berat. Ini seperti halte di Bundaran HI, Tosari, sama Sawah Besar. Itu rusak berat yang harus dirombak total," kata Anies setelah meninjau Halte TransJakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2020).

Anies memperkirakan biaya perbaikan halte TransJakarta yang rusak mencapai Rp 65 miliar.

"Untuk halte itu diperkirakan sejauh ini ya, per hari ini Rp 65 miliar. Angkanya cukup besar ini bukan angka yang kecil, dan bisa dibilang ini halte terbaik di Indonesia yang rusak ini. Kalau terbaru itu ini satu di Bundaran HI dan di Tosari. Kita akan segera kembalikan supaya bisa berfungsi lagi dengan baik," ujar Anies.

(mea/mea)