Round-Up

8 Fakta Penusukan Serda Saputra hingga Pelaku Divonis 12 Tahun Penjara

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 20:11 WIB
Sidang terhadap terdakwa Letnan RW atas kasus pembunuhan terhadap Sersan ASP Babinsa Pekojan Kodim 0503/JB (Dok. Puspen TNI).
Sidang terhadap terdakwa Letda RW atas kasus pembunuhan terhadap Serda Saputra, Babinsa Pekojan Kodim 0503/JB. (Foto: dok. Puspen TNI)
Jakarta -

Persidangan kasus pembunuhan terhadap Serda Saputra di hotel di kawasan Tambora, Jakarta Barat, memasuki babak baru. Terdakwa Letda RW divonis 12 tahun bui.

Teranyar, berdasarkan keterangan Puspen TNI yang dikutip pada Rabu (21/10/2020), putusan ini diketok majelis hakim yang diketuai Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani.

Selain vonis pidana penjara 12 tahun, Letda RW mendapat pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer TNI AL serta membayar biaya perkara sebesar Rp 15 ribu.

Berikut ini jejak penusukan Serda Saputra hingga pelaku divonis 12 tahun penjara:

Letda RW Divonis 12 Tahun

Majelis hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta memvonis terdakwa Letda RW 12 tahun penjara, oknum TNI AL, dalam kasus pembunuhan terhadap Serda Saputra, Babinsa Pekojan Kodim 0503/JB.

Putusan ini diketok majelis hakim yang diketuai Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani.

Selain vonis pidana penjara 12 tahun, Letda RW mendapat pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer TNI AL serta membayarkan biaya perkara sebesar Rp 15 ribu.

"Terdakwa Letda RW terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana berupa tanpa hak mempergunakan senjata api, munisi dan senjata, penusukan, pembunuhan, dengan sengaja dan melawan hukum perusakan barang sesuatu yang seluruhnya adalah kepunyaan orang lain," begitu bunyi keterangan dari Puspen TNI.

Majelis hakim kasus ini terdiri dari Kolonel Chk (K) Prastiti Siswayani (hakim ketua), Mayor Chk Kuswara dan Mayor Chk Samsul Hadi sebagai hakim anggota I dan II. Keputusan dibacakan hakim ketua terbuka untuk umum dan dihadiri Oditur Militer Kolonel Sus Frayatno Situmorang dan Letkol Chk Salmon Balubun.

Sidang tersebut juga dihadiri penasihat hukum dari terdakwa, yaitu Mayor Mar Soelistiyantono, Mayor Laut (KH) Andi Masriadi, Lettu Laut (KH) Romadhona A Dwi Putra, Letda Mar Fitria Awaludin, Letda Mar Dolly Pristiyawan serta panitera pengganti, yaitu Kapten Chk Dede Juhaedi.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4