Round-Up

Nasib Mujur Tukang Bubur, Motor Kembali Usai Dibawa Kabur

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 16 Okt 2020 07:16 WIB
Polresta Bandara Soekarno-Hatta tangkap penipu yang bawa kabur motor tukang bubur.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta tangkap penipu yang bawa kabur motor tukang bubur.(Adhyasta Dirgantara/detikcom)

Namun pelaku membawa kabur motor korban. Selama dibawa kabur pelaku, motor korban setidaknya sudah 4 kali pindah tangan.

"Pertama dijual Rp 8,5 juta dengan keuntungan Rp 1,2 dari M ke S. Kemudian dijual lagi pada I keuntungan Rp 300 ribu, dijual ke penadah ketiga untung Rp1,5 juta, dijual ke penadah 4 kemudian dibagi-bagi ke perantara-perantara," imbuh Adi.

Terakhir, motor korban ada pada tersangka NI, seorang Ketua Rukun Tetangga (RT) di Pandeglang, Banten.

"Betul (ketua RT) di Pandeglang, Banten," kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta AKP Alexander Yurikho dalam jumpa pers di Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (15/10/2020).

Alex menjelaskan tersangka NI membeli motor tersebut dari tersangka ER (42), seorang sopir angkot dengan perantara J (40), FA (38), dan S (38). Tersangka NI membeli motor tersebut seharga Rp 12 juta.

"Motor posisi terakhir ada pada tersangka NI ini," kata Alex.

Sementara itu, tersangka ER membeli motor tersebut seharga Rp 10 juta dari tersangka HR (42). Tersangka HR membeli motor tersebut seharga Rp 8,5 juta dari tersangka utama D dan perantara S (37).

"IS mendapatkan bagian Rp 1,2 juta dari hasil menjadi perantara D kepada HR," katanya.

Sedangkan tersangka J, FA, dan S mendapatkan uang Rp 100 ribu dan Rp 150 ribu dari hasil menjadi perantara itu.

"Semuanya sadar dan tahu (bahwa motor tersebut hasil kejahatan). Masa NMax 2020 hanya dijual Rp 8,5 juta? Masa cuma jual STNK dan motornya saja?" tutur Alex.

Saat ini para pelaku telah ditahan di Polresta Bandara Soekarno-Hatta. Sementara Rasidi bisa membawa kembali pulang motornya setelah diberi pinjam pakai barang bukti oleh polisi.

Halaman

(mea/mea)