MAKI Ungkap Dugaan Penghapusan Bukti Komunikasi soal Pinangki

Wilda Nufus - detikNews
Rabu, 14 Okt 2020 19:26 WIB
Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mendatangi gedung KPK. Kedatangannya untuk beri bukti tambahan terkait pelanggaran kode etik Ketua KPK, Firli Bahuri.
Boyamin Saiman (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengaku mendapat informasi terkait dugaan penghapusan jejak komunikasi saksi kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari berinisial R. Berdasarkan informasi yang diterima MAKI, adalah oknum seseorang kasus Pinangki yang menghapus jejak komunikasi R.

"Aku cuma dapat informasi, jejak digital komunikasi handphone pada salah satu saksi yang bernama R itu dihapus jejak digitalnya oleh orang yang terkait dengan oknum P," kata Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, kepada wartawan di Gedung Bundar Jampidsus Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2020).

Boyamin menyebut komunikasi yang diduga dihapus itu terkait dengan perjalanan jaksa Pinangki ke Kuala Lumpur, Malaysia, untuk menemui Djoko Tjandra, yang kala itu masih berstatus buron. Dia menduga saksi R mengetahui perjalanan itu, sehingga jejak komunikasinya dihapus.

"Ya, pokoknya begini, bahwa oknum jaksa PSM itu kan berangkat ke Kuala Lumpur sampai dua kali dan berkomunikasi dengan orang dan yang minta diantar segala macam. Nah, selama proses yang berlarut-larut ini, yang kemarin tidak cepat-cepatan itu, kemudian ada upaya menghilangkan jejak digital dari salah satu alat komunikasi dari saksi," sebut Boyamin.

"Bahwa dari itu kan proses handphone-nya dipinjam atau diminta oleh orang yang terkait dengan oknum jaksa PSM dan kemudian, ya, komunikasi-komunikasi yang selama ini terjadi diduga dihapus," imbuhnya.

Atas dasar itulah, MAKI meminta Kejaksaan Agung (Kejagung) mengusut dugaan tersebut. Menurut Boyamin, oknum jaksa tersebut bisa disangkakan melanggar pasal perihal penghilangan barang bukti dan menghalangi penyidikan.

"Saya minta pada Kejaksaan Agung untuk mengenakan pasal menghilangkan barang bukti atau menghalangi penyidikan terhadap orang yang menghapus jejak komunikasi yang ada di saksi R tersebut," katanya.

Tonton video 'Klaim Dakwaan Tak Sesuai, Djoko Tjandra Akan Ajukan Eksepsi':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2