Pengelola Minta Polisi Beri Efek Jera Penyebar Hoax ITC Roxy Mas Dijarah

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 09 Okt 2020 15:59 WIB
Gedung ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat
Gedung ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Pengelola menyayangkan adanya penyebaran informasi hoax ITC Roxy Mas dijarah massa. Pengelola pun meminta polisi memberikan efek jera ke penyebar hoax.

"Kita sih sudah koordinasi dengan pihak terkait dengan Polres Jakarta Pusat untuk memberikan efek jera kepada penyebar hoax yang sudah bikin riuh ITC Roxy Mas," jelas koordinator Customer Relation PT Roxy Mas, Sinta Budi Hastari, saat ditemui detikcom di ITC Roxy Mas, Jakarta Pusat, Jumat (9/10/2020).

Sinta menyebut video yang viral itu direkam dan disebar oleh oknum sales promotion girl (SPG) salah satu tenant ITC Roxy Mas. Sinta pun menyayangkan tindakan oknum SPG tersebut.

"Jadi tidak ada berita-berita yang beredar kalau ITC Roxy Mas itu dijarah, itu tidak benar sama sekali. Kondisi tidak ada pendemo masuk dan tidak ada penjarahan. Itu benar berita hoax yang disebarkan oleh oknum SPG yang bekerja di ITC Roxy Mas," jelasnya.

Viralnya video itu pun membuat tenant-tenant bertanya-tanya. Sebab, mereka tidak merasakan adanya 'penjarahan' seperti yang tersebar viral di media sosial.

"Jadi tenant-tenant kita kan pada tanya-tanya ini kondisi aman atau tidak, kondusif atau tidak. Memang sebenarnya tidak ada apa-apa dan itu berita hoax. Jadi disebarkan secara sengaja oleh orang yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Sinta memastikan ITC Roxy Mas tidak dijarah dan kondusif. Hari ini pun ITC Roxy Mas tetap beroperasi seperti sebelumnya.

Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan perekam seorang perempuan dalam kondisi panik. Dia mengarahkan kameranya dari lantai atas ke lantai dasar mal.

"Astagfirullahaladzim.....astagfirullahaladzim...digedor-gedor," ujar perempuan perekam sambil berjalan.

Dalam video tampak beberapa pengunjung juga melihat ke arah lantai dasar. Terlihat juga ada beberapa pedagang yang merapikan dagangannya.

Pihak kepolisian membantah adanya penjarahan di ITC Roxy Mas. Polisi menyebut massa memang sempat hendak masuk ke ITC Roxy Mas ketika dipukul mundur oleh polisi.

"Nggak ada. Itu kan massa kita dorong, kemudian pada berlarian, mungkin ada yang masuk ke Roxy," ujar Kapolres Jakpus Kombes Heru Novianto saat dihubungi detikcom, Jumat (9/10/2020).

(mea/mea)