Jejak Prabowo Diblokir AS 20 Tahun, Dapat Visa di Era Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 08 Okt 2020 14:52 WIB
Menhan Prabowo Subianto kunjungan kerja ke Akmil Magelang
Menhan Prabowo Subianto (Foto: dok. TNI AD)
Jakarta -

Prabowo Subianto sempat diblokir Amerika Serikat (AS) selama 20 tahun. Kini terdengar kabar, blokir itu dibuka. Prabowo sudah diizinkan masuk ke Negeri Paman Sam.

Sebagaimana diketahui, Prabowo adalah Menteri Pertahanan yang punya jejak sebagai Komandan Jenderal Kopassus serta Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Prabowo dianggap bertanggung jawab atas penghilangan paksa sejumlah aktivis pada 1997-1998. Prabowo dicopot dari jabatannya sebagai Pangkostrad pada 1999. Isu pelanggaran HAM menghinggapi Prabowo.

Prabowo Subianto turut hadir dalam upacara serah terima jabatan Komandan Jenderal Kopassus dari Mayjen TNI Agus Sutomo kepada Mayjen TNI Doni Monardo, Jumat (23/10/2014). Prabowo hadir dengan memakai baret merah.Prabowo Subianto, Jumat (23/10/2014). (Rengga Sancaya/detikcom)

Sejak saat itu, tersiar kabar Prabowo ditolak masuk AS lantaran isu pelanggaran HAM itu. Berikut adalah jejak Prabowo diblokir AS mulai dua dasawarsa silam:

2000: Ditolak AS

Prabowo berencana menuju Amerika Serikat menghadiri wisuda anaknya, Regowo Hediprasetyo atau Didit. Namun saat itu mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) tersebut ditolak.

Tidak jelas alasan Departemen Luar Negeri AS menolak visa Prabowo pada waktu itu. Laporan New York Times pada Maret 2014 menyebut Washington sempat menjauhkan diri dari para pendukung Soeharto setelah jatuhnya rezim Orde Baru.

2012: Masih ditolak AS

Dalam wawancaranya dengan Reuters di Singapura pada 1 Agustus 2012, Prabowo mengaku pengajuan visa Amerika Serikat masih ditolak. Dia menyebut tuduhan dirinya terlibat dalam sejumlah kekerasan di akhir rezim Orde Baru menjadi alasan penolakan tersebut.

2013: Rumor lobi ke AS

Peneliti masalah politik militer Made Supriatma dalam artikel 'Membeli Pengaruh di Washington: Menelusuri Peran Hashim Djojohadikusumo' menyebut salah seorang sumbernya menuturkan Hashim bertemu dengan beberapa anggota Kongres dalam kunjungannya ke Washington, DC, pada April 2013. Saat itu adalah masa-masa jelang Pilpres 2014.

Salah satu persoalan yang dibicarakan adalah soal larangan masuk ke AS bagi Prabowo Subianto. Seorang Senator kabarnya berkomentar, "It will be OK if you are in but it'll stay the same if you are not."

Artinya kurang-lebih, "Tidak ada masalah jika masuk (artinya Prabowo terpilih jadi presiden), akan tetapi (keadaan) akan tetap sama kalau tidak (terpilih sebagai presiden)." Namun, Supriatma mengaku tak bisa memverifikasi jawaban tersebut.

Pilpres 2014: Prabowo naik Lexus saat ambil nomor urut ke KPUPrabowo naik Lexus saat mengambil nomor urut ke KPU (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

Selanjutnya
Halaman
1 2