Kapasitas Kolam Renang di Sumut yang Viral 400 Orang, Diisi 750 Saat Party

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 16:43 WIB
Screenshot video dari akun Twitter @dionismee
Foto: Screenshot video dari akun Twitter @dionismee
Deli Serdang -

Satgas COVID-19 Sumatera Utara (Sumut) mengatakan kolam renang yang viral gara-gara terjadi kerumunan saat pandemi Corona berkapasitas 400 orang. Namun, saat peristiwa yang viral terjadi, ada 750 orang dalam kolam itu.

"Dilihat dari kemampuan tempat itu lebih kurang bisa 400, padahal kalau pandemi itu harus separuhnya, ternyata kejadian kemarin sampai 750 orang," kata Wakil Ketua Operasi Satuan Tugas COVID-19 Sumut Kolonel Inf Azhar Mulyadi saat melakukan penutupan Hairos Water Park, Pancur Batu, Deli Serdang, Jumat (2/10/2020).

Dia menyebut hal tersebut menyalahi protokol pencegahan COVID-19. Menurutnya, hal itu menyebabkan Satgas melakukan tindakan tegas dengan menutup lokasi wisata tersebut.

"Melanggar ketentuan yang ada dalam COVID-19 ini. Ini yang harus kita tindak dengan tegas," tuturnya.

Sebelumnya, Satgas COVID-19 Sumut telah menutup kolam renang yang viral gara-gara kerumunan warga di tengah pandemi Corona. Satgas menyebut tindakan ini merupakan perintah Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

"Setelah kami tinjau dan kami diperintah langsung oleh Bapak Gubsu untuk menutup, maka pagi ini sudah kami tutup. Ini hal yang sangat tidak baik, suasana pandemi, beberapa pelaku usaha tidak tepati atau mengingatkan warganya, tapi malah membuat satu pandemi atau klaster baru di Sumut," kata Kolonel Inf Azhar Mulyadi, Jumat (2/10).

Penutupan dilakukan usai kerumunan warga dalam satu kolam renang di Hairos Water Park viral. Warga dalam kolam tersebut terlihat tak menjaga jarak, tak memakai masker, berjoget, hingga memercikkan air sambil diiringi musik.

Pihak pengelola juga telah mengakui kesalahan dan berjanji menerapkan protokol kesehatan dengan ketat ke depannya. Sementara itu, polisi telah memeriksa delapan orang pengelola kolam renang.

(haf/imk)