Gubsu soal Kolam Viral Ada Party Saat Pandemi: Ditutup, Proses Pidana

Ahmad Arfah - detikNews
Jumat, 02 Okt 2020 14:20 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi (kanan)-Wagub Musa Rajekshah (kiri)/Ahmad Arfah-detikcom
Gubsu Edy Rahmayadi (kanan) dan Wagub Musa Rajekshah (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi telah memerintahkan agar kolam renang yang viral karena kerumunan warga saat pandemi Corona ditutup. Setelah kolam renang ditutup, Edy meminta agar pengelolanya diproses secara pidana.

"Perintahnya adalah ditutup, yang kedua pidana itu, proses pidanalah," kata Edy kepada wartawan di Medan, Jumat (2/10/2020).

Edy mengatakan penutupan dilakukan karena tempat tersebut melanggar protokol kesehatan. Edy menjelaskan pelanggaran yang dilakukan adalah mandi bersama-sama di kolam renang tanpa menjaga jarak.

"Yang jelas dia sudah melanggar protokol kesehatan. Kita suruh atur jarak, pakai masker, cuci tangan, ini malah mandi sama-sama, nggak pakai masker," ujarnya.

Edy mengatakan pihaknya tidak melarang tempat wisata tetap buka di tengah pandemi virus Corona. Namun, kata Edy, semua pihak harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau dia atur jarak, dia gunakan protokol kesehatan okelah, ekonomi kan harus bergeliat juga. Kalau seperti itu, semua orang kan jadi kena. Nggak mampu nanti rumah sakit kita," ucap Edy.

Edy meminta semua pengusaha tempat hiburan melakukan pengawasan terhadap protokol kesehatan. Hal ini karena para pengusaha berani membuka tempat usahanya meski adanya pandemi virus Corona.

"Siapa yang berani membuka perusahaan, dia harus berani mengawasi. Kan nggak boleh juga ikut mengawasi secara total," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah video yang menunjukkan kerumunan warga dalam salah satu kolam renang. Video itu diunggah oleh akun Twitter Rizki Ramadhani Nst. Pemilik akun menyebut kerumunan itu terjadi di Hairos Waterpark, Deli Serdang.

"Lokasi: Hairos Waterpark di Kab. Deli Serdang," tulis Rizki dalam akunnya, @dionismee.

Setelah video itu viral, pengelola tempat pun diberi peringatan keras. Selain itu, pengelola tempat juga sudah diperiksa oleh pihak kepolisian.

Lokasi tempat hiburan juga sudah ditutup. Penutupan dilakukan oleh Satuan Tugas Sumut atas perintah Gubsu Edy Rahmayadi.

"Setelah kami tinjau dan kami diperintah langsung oleh Bapak Gubsu untuk menutup, maka pagi ini sudah kami tutup. Ini hal yang sangat tidak baik, suasana pandemi, beberapa pelaku usaha tidak tepati atau mengingatkan warganya, tapi malah membuat satu pandemi atau klaster baru di Sumut," kata Wakil Ketua Operasi Satuan Tugas COVID-19 Sumut Kolonel Inf Azhar Mulyadi di Hairos Water Park, Pancur Batu, Deli Serdang.

(haf/haf)