Anies Sempat Larang Kini Bolehkan Isolasi di Rumah, Wagub: Jangan Bingung

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Kamis, 01 Okt 2020 17:19 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.
Ahmad Riza Patria (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) tentang prosedur pengelolaan isolasi terkendali dalam rangka penanganan COVID-19. Salah satu aturan yang ada di pergub itu yakni mengizinkan kepada pasien COVID-19 tanpa gejala atau bergejala ringan untuk melakukan isolasi mandiri di rumah.

"Memang semangat yang disampaikan Pak Gub dalam rangka mengurangi penularan di perumahan, komunitas yang disebabkan oleh isolasi mandiri makanya diharapkan ke depan kita bisa laksanakan isolasi terpusat terkendali. Di sisi lain memang kita sedang menyiapkan tempat-tempat isolasi mandiri, Pemerintah Pusat sudah menyiapkan di Wisma Mandiri Kemayoran, kami juga sedang menyiapkan juga dan berproses di tiga titik di Ragunan, di Taman Mini, dan di Jakarta Islam (Jakarta Islamic Center)," ujar Wagub DKI Ahmad Riza Patria di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2020).

"Nah sambil di situ disiapkan, di Wisma juga disiapkan dan sudah mulai diisi, namun demikian juga melalui Kepgub 980 yang ditandatangani pada tanggal 22 September itu, bagi yang keluarga yang terpapar virus Corona yang positif, yang (gejala) ringan dan OTG, itu dimungkinkan dilakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," ucap Riza.

Riza mengatakan, tidak semua rumah dapat dijadikan sebagai tempat isolasi. Menurutnya, ada beberapa persyaratan yang harus dinilai.

"Dengan beberapa syarat, di antaranya syaratnya adalah apabila warga tersebut memiliki tempat, rumah, kamar yang memenuhi syarat. Artinya Sesuai dengan standar kesehatan untuk isolasi," katanya.

Namun, kata Riza, bagi pasien OTG yang rumahnya tidak dimungkinkan untuk menjalani isolasi mandiri. Maka, akan diminta untuk isolasi terkendali di tempat yang sudah disediakan oleh pemerintah.

"Kemudian dilakukan pengawasan, pemantauan, perawatan yang baik ya, dari internal, dari warga, keluarga dan dari petugas kesehatan, tentunya dalam koordinasi kami petugas kesehatan itu dimungkinkan bagi warga yang mohon maaf, mungkin rumahnya sempit, kecil padat tidak memungkinkan, sekalipun dia ringan, sekalipun dia OTG, ya kita akan arahkan ke Wisma Mandiri di Kemayoran atau Wisma Atlet dan tempat-tempat yang sudah kami siapkan, apakah di Taman Mini, di Ragunan mungkin, di Jakarta Islamic Center," ucap Riza.

Riza memastikan isolasi mandiri di rumah yang semula dilarang Anies tapi kini kembali diizinkan tak akan membuat masyarakat bingung.

"Masyarakat nggak perlu bingung. Prinsipnya kita ingin semuanya mendapatkan pelayanan dan perawatan terbaik. Salah satu caranya sudah disampaikan pak gubernur, sudah disampaikan ke pak presiden dan presiden mendukung, itu melalui isolasi mandiri atau isolasi terkendali di Wisma Atlet dan kami juga menempatkan," kata Riza.

Sebelumnya diberitakan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sempat mengatakan di masa mendatang tidak akan ada isolasi mandiri bagi pasien COVID-19. Anies mengatakan Pemprov DKI sedang menyiapkan regulasi agar isolasi pasien COVID-19 diatur oleh pemerintah.

"Ini sedang disiapkan regulasinya bahwa isolasi itu dikelola oleh pemerintah sehingga bisa lebih efektif dalam memutus mata rantai karena tidak semua dari mereka yang terpapar tanpa gejala bisa melakukan isolasi dengan baik di rumah masing-masing," kata Anies di kawasan Danau Sunter, Jalan Danau Sunter Selatan, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (1/9).

Anies menyebut nantinya semua pasien positif Corona akan diisolasi di fasilitas kesehatan pemerintah. Dia menilai masyarakat belum disiplin dalam melakukan isolasi mandiri.

"Ke depan, semua akan diisolasi di fasilitas milik pemerintah. Dengan begitu, kita akan bisa insyaallah memutus mata rantai dengan lebih efektif. Jadi di Jakarta regulasinya sedang disiapkan, sudah diputuskan tadi bahwa isolasi dikerjakan oleh pemerintah dan masyarakat yang terpapar wajib mengikuti isolasi ini," ujar Anies.

(man/gbr)