KPK Panggil Eks Pejabat Pemkot Terkait Kasus Korupsi RTH Bandung

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 29 Sep 2020 11:50 WIB
Gedung KPK
Foto Gedung KPK: (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK memanggil mantan Kasi Sertifikasi dan Dokumentasi DPKAD Pemkot Bandung, Hermawan dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Pemkot Bandung pada 2012. Dia dipanggil menjadi saksi untuk Dadang Suganda.

"Yang bersangkutan dipanggil sebagai saksi untuk tersangka D (Dadang)," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Selain Hermawan, KPK juga memanggil tiga orang lainnya yaitu pensiunan BUMN Nanang Rachmat, Karyawan swasta Riko Aditya, dan ibu rumah tangga (IRT) Elly Harimurtini. Ketiganya akan dimintai keterangan terkait proyek RTH Bandung ini.

Dadang Suganda ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam pengembangan kasus RT Bandung. Dadang diduga menjadi makelar tanah untuk pengadaan RTH Kota Bandung bersama mantan anggota DPRD Kota Bandung, Kadar Slamet.

KPK menduga Dadang memanfaatkan kedekatan hubungannya dengan Edi Siswadi, yang saat itu merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung. Edi kemudian memerintahkan Kepala Dinas Pengelolaan dan Keuangan Daerah Pemkot Bandung saat itu, Herry Nurhayat, membantu Dadang dalam pengadaan tanah untuk RTH itu.

"Setelah tanah tersedia, Pemerintah Kota Bandung membayarkan Rp 43,65 miliar pada DGS (Dadang Suganda). Namun DGS hanya memberikan Rp 13,5 miliar kepada pemilik tanah sehingga diduga DGS diperkaya sekitar Rp 30 miliar," ujar Kabiro Humas KPK Febri dalam konferensi pers di kantornya Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019).

(zap/zap)