KPK Periksa 3 Tersangka Kasus Korupsi RTH Bandung di Lapas Sukamiskin

Ibnu Hariyanto - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 11:17 WIB
Gedung KPK
Gedung KPK (Foto: Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Penyidik KPK memeriksa tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) di Pemkot Bandung pada 2012. Ketiga tersangka itu diperiksa sebagai saksi untuk Dadang Suganda.

"Pemeriksaan saksi untuk tersangka DS (Dadang Suganda) di Lapas Klas I Sukamiskin Jalan AH Nasution, Arcamanik, Kota Bandung," kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Ketiga tersangka itu yakni mantan DPKAD Pemkot Bandung 2012, Herry Nurhayat; anggota DPRD Kota Bandung 2009-2014, Kadar Slamet dan anggota DPRD Kota Bandung 2009-2014, Tomtom Dabbul Qomar. Ketiga tersangka itu kini sudah masuk ke tahap persidangan di Pengadilan Tipikor Bandung.

Selain itu, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi lain diantaranya mantan Sekda Kota Bandung, Edi Siswadi dan enam pihak swasta Sunarsih, Kasaman Robert Siregar, Wawa Alfarabi Sastrakusumah, Raden Untung, Iis Siti Aisah dan Raden Kusdiman. Pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan di Polrestabes Bandung dan Lapas Sukamiskin.

Dadang ditetapkan KPK sebagai tersangka karena diduga menjadi makelar tanah untuk pengadaan RTH Kota Bandung. Ia menjadi makelar bersama eks anggota DPRD Kota Bandung Kadar Slamet. Dadang dijerat dalam pengembangan kasus.

Menurut KPK, Dadang memanfaatkan kedekatan hubungannya dengan Edi Siswadi, yang saat itu merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung. Edi kemudian memerintahkan Kepala Dinas Pengelolaan dan Keuangan Daerah Pemkot Bandung saat itu, Herry Nurhayat, membantu Dadang dalam pengadaan tanah untuk RTH itu.

"Setelah tanah tersedia, Pemerintah Kota Bandung membayarkan Rp 43,65 miliar pada DGS (Dadang Suganda). Namun DGS hanya memberikan Rp 13,5 miliar kepada pemilik tanah sehingga diduga DGS diperkaya sekitar Rp 30 miliar," ujar Kabiro Humas KPK Febri dalam konferensi pers di kantornya Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (21/11).

(ibh/mae)