Pengakuan Jaksa Agung Pernah Bertemu Teman Dekat Pinangki di Masa Lampau

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 05:54 WIB
Jaksa Agung ST Burhanuddin (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Foto: Jaksa Agung ST Burhanuddin (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Jakarta -

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengklarifikasi kedekatannya dengan tersangka Andi Irfan Jaya, yang merupakan teman dekat Pinangki Sirna Malasari. Burhanuddin menyebut dirinya sempat bertemu dengan Andi Irfan.

Namun, saat ini dia menegaskan tidak lagi berkomunikasi dengan Andi Irfan.

"Kemudian apa benar saya mengenal Irfan Jaya? Kalau Irfan Jaya, pada waktu saya jadi Kajati Sulawesi Selatan, dia sebagai orang LSM, pernah ketemu saya. Dan sejak itu, saya tidak pernah lagi berhubungan dengan yang bersangkutan. Itu," kata Burhanuddin dalam rapat bersama Komisi III DPR, Kamis (24/9/2020).

Burhanuddin menyebut pertemuan dengan Andi Irfan terjadi di Sulawesi Selatan, saat ada pertemuan dengan LSM membahas penyelesaian perkara di wilayah tersebut.

Diketahui sebelumnya, Burhanuddin pernah menjabat sebagai Kepala Kejati Sulawesi Selatan dan Barat pada tahun 2010.

"Saya waktu itu sedang melakukan pengumpulan teman-teman LSM untuk kita diajak bicara bagaimana penyelesaian-penyelesaian perkara yang ada di Sulawesi Selatan. Dan saya sama sekali dengan Irfan Jaya, hanya kenal sebatas itu," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Burhanuddin juga menjawab munculnya inisial BR dalam dakwaan terkait action plan Pinangki di persidangan. Ia menegaskan telah memerintahkan jajaran Kejagung mengusut kasus Pinangki secara terbuka.

"Saya sebagai klarifikasi, yang pertama bahwa kami menangani perkara Pinangki secara terbuka. Dan saya tidak pernah menyampaikan apa pun dengan penyidik, lakukan secara terbuka. Bahkan untuk dakwaan pun yang menyebut nama saya, saya tidak pernah peduli. Silakan, terbuka kami untuk dilakukan penyidikan. Dan teman-teman sudah melakukan itu," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, anggota Komisi III DPR F-Golkar, Supriansa, meminta klarifikasi Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin terkait hubungannya dengan Joko Sugiarto Tjandra atau Djoko Tjandra. Supriansa mempertanyakan kabar yang beredar bahwa Burhanuddin sempat melakukan video call dengan Djoko Tjandra melalui handphone jaksa Pinangki Sirna Malasari.

"Malah, yang terdengar di publik, ini harus dijawab juga ini, Pak Jaksa Agung, bahwa apa benar pada saat Pinangki bertemu dengan Djoko Tjandra, sempat video call dengan Pak Jaksa Agung, atau berkomunikasi dengan Djoko Tjandra dengan Pak Jaksa Agung melalui HP-nya Pinangki?" tanya Supriansa dalam rapat Komisi III dengan Jaksa Agung, Kamis (24/9).

"Ini harus dijawab supaya tidak ada menjadi fitnah di tengah-tengah publik," imbuhnya.

(eva/eva)