Round-Up

Pelecehan di Soetta Berujung Penetapan Tersangka Petugas Kesehatan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 05:16 WIB
Poster
Ilustrasi pelecehan (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan inisial LNI saat rapid test di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) memasuki babak baru. Petugas kesehatan yang diduga melakukan pelecehan seksual kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi memeriksa korban di Bali pada Senin (21/9) lalu. Penyidik Polres Bandara Soekarno-Hatta juga telah melakukan gelar perkara dan meningkatkan status terlapor sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Bandara Soekarno-Hatta AKP Alexander Yurikho kepada wartawan, Selasa (22/9/2020).

Namun Alex belum menjelaskan lebih lanjut terkait pasal apa yang dijeratkan kepada tersangka tersebut.

"Mohon doa semoga bisa cepat kita amankan," imbuhnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan bahwa pelaku terindikasi melakukan penipuan.

"Karena memang, dari keterangan PT Kimia Farma, pemalsuan ini tidak ada. Ini penipuan, bahwa memang hasilnya adalah reaktif. Tapi, karena dia menipu korban, mengatakan bahwa itu nonreaktif. Kalau mengubah itu harus membayar Rp 1,4 juta dan sudah dilakukan oleh korban dengan mengirimkan transfer melalui e-banking," ujar Yusri.

Lebih lanjut, Yusri menyebutkan bahwa penyidik Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta akan mengecek CCTV hingga memeriksa saksi-saksi untuk mendalami kasus tersebut.

Simak video 'Polisi akan Datangi Wanita di Bali yang Ngaku Dilecehkan di Soetta':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3