Bicara Nasionalisme, Ma'ruf: Jangan Bawa Pikiran di Luar NKRI

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 15 Sep 2020 10:22 WIB
Wapres Maruf Amin
Wapres Ma'ruf Amin (dok. Setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan pentingnya nasionalisme dalam menjalankan kehidupan di negara yang majemuk. Ma'ruf menegaskan NKRI adalah keputusan final sehingga tak ada sistem dan pikiran lain di luar ketetapan itu.

Ma'ruf Amin dalam sambutannya di acara pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru Universitas Islam Nusantara (Uninas) Bandung awalnya menyampaikan beberapa pesan. Dia menyebut mahasiswa harus menjadi sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

"Saat ini pemerintah menempatkan pembangunan SDM unggul sebagai prioritas nasional. SDM unggul merupakan kunci untuk memenangkan persaingan global. Di berbagai kesempatan saya selalu menyampaikan bahwa SDM unggul adalah SDM yang sehat, cerdas memiliki produktivitas yang tinggi, produktif dalam menghasilkan suatu manfaat dan maslahat. Memiliki semangat untuk berkompetisi, cinta Tanah Air, dan berakhlak mulia," kata Ma'ruf dalam siaran akun YouTube NU Jabar Channel, Selasa (15/9/2020).

Ma'ruf menyebut SDM unggul berkaitan erat dengan identitas sebagai warga negara. Jadi dia meminta mahasiswa meningkatkan jiwa nasionalisme.

"Kriteria SDM unggul yang saya sampaikan di atas erat kaitannya dengan identitas kita sebagai warga Indonesia. Saya mengharapkan anda semua mewujudkan semangat nasionalisme tersebut sehingga sekalipun kita memiliki keunggulan kompetitif secara global kita selayaknya kita berpijak pada ideologi dan kearifan lokal," kata dia.

"Saya teringat presiden Indonesia ke-3 Bapak BJ Habibie yang selalu dijuluki otak Jerman tetapi berhati Mekah. Julukan tersebut mengandung arti bahwa otak kita, atau kemampuan kita bisa melanglang buana dan bersaing di era global ini, tetapi hati kita, jati diri kita tetap harus melekat sesuai dengan identitas dan akhlak sebagai insan nusantara," sambungnya.

Lebih lanjut Ma'ruf mengingatkan pentingnya jiwa nasionalisme untuk menyatukan keberagaman. Para pendiri bangsa, lanjut Ma'ruf, telah menjamin kemajemukan di Indonesia.

"Selain itu, Anda semua harus memahami arti penting nasionalisme. Hal ini penting untuk kita pahami bersama karena bangsa Indonesia adalah bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku, agama, dan ras. Karena itu, para pendiri bangsa negara ini bersepakat untuk mendirikan sebuah negara yang mengakomodasi menjamin kemajemukan tersebut," tuturnya.

Simak juga video 'Try Sutrisno Ingatkan Milenial Pentingnya Nasionalisme-Patriotisme':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2