Cegah Penularan Corona, ASN-Tenaga Ahli di DPR Akan Kerja dari Rumah

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 11 Sep 2020 15:33 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad usai menghadiri rapat Baleg DPR dengan Apindo perihal RUU Cipta Kerja, di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat (28/82020).
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

DPR akan membatasi peserta rapat yang hadir langsung secara fisik demi mencegah penularan Corona (COVID-19). Pimpinan DPR RI Sufmi Ahmad Dasco mengatakan rapid test akan dilakukan kepada peserta rapat.

"Jadi pimpinan DPR itu sudah meminta kepada Sekjen DPR untuk membuat edaran yang akan memberlakukan pembatasan kegiatan di DPR," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

"Yang pertama, sebagian besar ASN itu diminta bekerja di rumah. Kedua, tenaga ahli DPR, tenaga ahli fraksi, juga diminta bekerja dari rumah," imbuh Dasco.

Dasco mengatakan rapat terbatas juga akan diikuti dengan penerapan tes kesehatan. Menurutnya, setiap peserta rapat akan dites rapid terkait Corona.

"Ya jadi nanti kalau yang terbatas ini ya setiap kegiatan di-rapid. Ini kan cuma sedikit, cuma 20 persen dari jumlah yang seharusnya hadir," ujar Dasco.

Menurut Dasco, peserta rapat akan dibatasi hanya 20 persen dari total peserta yang ada. Ia mengatakan dalam rapat hanya bisa diisi oleh 16-17 orang.

"Itu hanya boleh maksimal 20 persen dari total, misal di komisi yang ada yang boleh hadir, itu 20 persen total termasuk dengan mitra kerja yang dari kementerian. Jadi kalau kita lihat mungkin setiap rapat tuh hanya bisa sekitar 16-17 orang saja. Yang biasanya sampai 60-an kan. Selain itu, rapat-rapat itu tidak boleh lebih dari 2,5 jam paling lama," jelasnya.

Sebelumnya, rencana pembatasan peserta di rapat DPR sedang disiapkan. Sekjen DPR Indra Iskandar memberi penjelasan soal pembatasan yang dilakukan di area gedung DPR. Menurutnya, hal itu dilakukan karena situasi penularan Corona di kompleks parlemen belum terkendali.

"Mohon pengertiannya, karena situasi pandemi COVID-19 di lingkungan kompleks gedung MPR/DPR/DPD saat ini belum benar-benar kondusif, kami sedang meningkatkan kembali prosedur protokol kesehatan bagi tamu/pengunjung/wartawan, termasuk pegawai yang berada di gedung DPR. Ini semua bertujuan untuk menjaga kesehatan bagi kita semua," kata Indra saat dihubungi pada Rabu (9/9).

(hel/aud)