Corona Melonjak, KA Jarak Jauh di Sumsel Setop Operasi hingga Akhir September

Raja Adil Siregar - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 15:35 WIB
Ilustrasi Kereta Api DAOP 5 Purwokerto
Ilustrasi Kereta Api (Rinto Heksantoro/detikcom)
Palembang -

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang memperpanjang masa pemberhentian dua rute perjalanan kereta api jarak jauh. Operasional rute perjalanan dihentikan karena kondisi COVID-19 belum terkendali.

"PT KAI memperpanjang pemberhentian dua perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Stasiun Kertapati. Ini karena KAI mempertimbangkan situasi tingkat penyebaran COVID-19 masih bertambah," kata Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, kepada wartawan, Kamis (10/9/2020).

Aida mengatakan, dari dua rute itu, terdapat lima perjalanan dari dan menuju Palembang. Seluruhnya dihentikan karena COVID-19 belum bisa terkendali.

Ada lima kereta api yang telah dihentikan operasionalnya. Kelimanya ialah Stasiun Kertapati tujuan Prabumulih, Tanjungkarang, dan Lubuklinnggau, kereta rute Prabujaya, Limeks Sriwijaya, Sindang Marga, Serelo, dan Rajabasa sudah disetop sejak 1 April 2020.

"KAI mohon maaf bagi para pengguna jasa kereta akibat pembatalan perjalanan ini. Ini bertujuan untuk memutus penyebaran COVID-19. Intinya karena kondisi COVID-19 di Sumsel masih belum landai, jadi belum beroperasi," katanya.

Aida menyebutkan, sejak setop operasi pada awal April lalu, kereta belum pernah beroperasi. Penghentian operasional dilanjutkan hingga akhir September.

"Sementara sampai akhir bulan ini kereta baru beroperasi kembali. Kita perpanjang dan PT KAI sudah menyiapkan pelayanan dalam kondisi adaptasi baru atau new normal," tuturnya.

Aida menyebut pihaknya juga melakukan penyemprotan secara rutin di kereta, termasuk LRT. Pengguna layanan juga diminta menjaga jarak dan memakai masker.

Tonton juga 'Pemerintah Terus Tingkatkan Kapasitas dan Faskes untuk Corona':

[Gambas:Video 20detik]

(ras/haf)