Gelombang Tinggi Bakal Terjadi di Bengkulu, BMKG Minta Nelayan Tak Melaut

Hery Supandi - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 14:53 WIB
Ilustrasi BMKG (Eva Safitri/detikcom)
Foto: Ilustrasi BMKG (Eva Safitri/detikcom)
Bengkulu -

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Fatmawati Soekarno, Bengkulu, mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di tujuh daerah di Bengkulu. Cuaca ekstrem ini diprediksi bakal menimbulkan gelombang setinggi 5 meter di perairan Bengkulu.

Cuaca ekstrem itu diprediksi mulai terjadi Kamis (10/9/2020). Ketujuh daerah yang diprediksi mengalami cuaca ekstrem antara lain Mukomuko, Bengkulu Utara, Bengkulu Tengah, Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan dan Kabupaten Kaur.

BMKG memprediksi gelombang laut setinggi 2,5 meter hingga 4,0 meter bakal terjadi di perairan Bengkulu dan gelombang hingga 5 meter terjadi di perairan Pulau Enggano, Bengkulu Utara dan Samudera Hindia di Barat Bengkulu.

Kepala BMKG Bengkulu, Klaus Damanik Apoh, mengatakan cuaca ekstrem di sejumlah daerah di Bengkulu dipengaruhi peralihan musim. Cuaca ekstrem diperikirakan terjadi hingga 12 September 2020.

"Selama tiga hari ke depan gelombang laut tinggi hingga mencapai 4 meter di perairan Bengkulu dan Mencapai 5 meter di perairan Enggano hingga Samudera Hindia Barat Bengkulu," ujar Klaus.

Klaus mengatakan gelombang tinggi dipengaruhi oleh arah angin dari tenggara dengan kecepatan tinggi. Kondisi ini, katanya, mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah Bengkulu dan harus diwaspadai masyarakat pesisir serta nelayan.

"Kalau bisa dengan adanya prediksi gelombang ini, masyarakat yang kesehariannya nelayan kita minta untuk tidak dulu melaut. BMKG akan terus memperbarui prediksi cuaca di Bengkulu," ujar Klaus.

Tonton juga 'Video Gelombang Tinggi Hantam Pesisir Sukabumi':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)