Round-Up

Anji Merasa Diperalat, Hadi Pranoto Klaim Harusnya Tak Terjerat

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 10 Sep 2020 06:57 WIB
Hadi Pranoto dan Anji
Foto: Instagram @duniamanji
Jakarta -

Musisi Anji dan Hadi Pranoto saling lempar tanggung jawab setelah kasus dugaan penyebaran hoax soal 'obat Corona' bergulir ke ranah penyidikan. Hadi Pranoto menilai dirinya seharusnya tidak kena UU ITE, sementara Anji merasa diperalat.

Pengacara Hadi Pranoto, Tonin Singarimbun mengatakan bahwa kliennya tidak bisa dijerat dengan UU ITE. Tonin mempertanyakan letak berita bohong yang telah dituduhkan kepada Hadi Pranoto.

"Hanya saja kan begini, Mas Hadi ini kan dilaporkan di UU ITE, dia aja FB, Youtube, IG, Twitter nggak punya, gimana dia kena UU ITE? Yang laporin ngawur saya bilang. Dia diselipkan Pasal 15 Pasal 14 UU Nomor 1 Tahun 1946 (soal penyebaran berita bohong). Di mana berita bohongnya? Di mana memberitakan bohongnya? Di mana menyebarkan bohong?" kata Tonin kepada wartawan, Selasa (8/9/2020).

Menurut Tonin, seharusnya musisi Anji yang kena UU ITE. Sebab Anji lah yang menyebarkan video tersebut melalui akun YouTube-nya.

"Harusnya yang dilaporkan Anji-nya kalau masalah ITE. Kalau masalah mas Hadi mana bisa dikenakan UU ITE. Sampai kapan pun mas Hadi tidak bisa dikenakan UU ITE," sebut Tonin.

Selain itu, Tonin sendiri mengaku pihaknya puas dengan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh Hadi Pranoto. Menurutnya, kliennya itu bisa menjawab total 48 pertanyaan yang diajukan penyidik dengan baik.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3