Pengacara Anji: Hadi Pranoto Bangun Kredibilitas Palsu sebagai Profesor

Farih Maulana Sidik - detikNews
Rabu, 09 Sep 2020 12:26 WIB
Hadi Pranoto dan Anji
Foto: Instagram @duniamanji
Jakarta -

Pihak Hadi Pranoto melempar kesalahan kepada musisi Anji terkait kasus dugaan penyebaran hoax soal klaim 'obat Corona'. Menurut pengacara Hadi Pranoto, Tonin Singarimbun, seharusnya Anji-lah yang bertanggung jawab atas tersebarnya wawancara soal 'obat Corona' itu.

Menanggapi hal ini, pengacara Anji, Milano Lubis, mengatakan Hadi Pranoto justru telah membangun kredibilitas palsu sebagai profesor penemu 'obat Corona'.

"Hadi pranoto sudah membangun kredibilitas palsu sebagai profesor yang menemukan obat COVID-19. Kredibilitas palsu itu sudah disebarkan oleh Hadi Pranoto melalui media cetak dan elektronik di Lampung," ujar Milano Lubis dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (9/9/2020).

Milano lantas menjelaskan tujuan Anji mewawancarai Hadi Pranoto saat itu. Menurutnya, Anji memiliki perhatian akan kesembuhan dan keselamatan masyarakat Indonesia dari pandemi COVID-19.

"Sebagai orang yang concern terhadap kesembuhan dan keselamatan masyarakat Indonesia dari pandemi COVID-19, dengan iktikad baik dan riset yang cukup, Anji tergerak untuk memperkenalkan Hadi Pranoto kepada seluruh masyarakat Indonesia terkait dengan obat COVID-19 temuannya itu," beber Milano.

Anji merasa diperalat oleh Hadi Pranoto untuk menyesatkan fakta soal 'obat Corona' Hadi Pranoto. Bukan hanya Anji, tetapi juga media di Lampung menjadi korban sesat Hadi Pranoto.

"Media cetak dan elektronik di Lampung serta Anji sebenarnya adalah korban yang dijadikan alat oleh Hadi Pranoto untuk menyebarkan berita tentang obat COVID buatannya itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Tonin Singarimbun menyebut kliennya tidak bisa dijerat dengan UU ITE dalam kasus dugaan penyebaran berita bohong soal klaim 'obat Corona'. Tonin mempertanyakan letak berita bohong yang telah dituduhkan kepada Hadi Pranoto.

Selanjutnya
Halaman
1 2