Golkar: Anies Harus Tarik Rem Darurat Jika Corona Naik, Jangan Cuma Kata-kata

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 08 Sep 2020 06:37 WIB
Basri Baco
Basri Baco (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

F-Golkar DPRD DKI meminta Gubernur Anies Baswedan untuk menarik rem darurat jika kasus Corona di ibu kota semakin tinggi. Golkar meminta Anies untuk mengambil langkah nyata, bukan sekadar kata-kata.

"Gubernur harus berani tarik rem tangan kalau kondisi sudah makin parah, jangan cuma kata-kata saja terkait rem tangan sebelum rakyat Jakarta jadi korban," kata Ketua Fraksi Gokar DKI Jakarta, Basri Baco kepada wartawan, Senin (7/9/2020).

"Kalau makin naik dan makin berbahaya tidak ada pilihan rem darurat harus diambil," imbuhnya.

Selain itu, Basri juga sepakat dengan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar fokus utama saat ini yakni penanganan kesehatan yang disusul perbaikan ekonomi. Basri menyebut jika kesehatan normal, maka ekonomi akan berangsur pulih.

"Iya betul setuju. Jangan lengah dan jangan kendor terhadap penanganan kesehatan. Kalau masyarakat sehat dan kesehatan kembali normal, ekonomi akan otomatis normal. Kalau pun ekonomi harus bergerak protokol kesehatan harus dijamin terjaga. Kontrol dan pengawasan serta penindakan terhadap pelanggaran itu tetap dijaga," kata dia.

Basri meminta agar Pemprov tetap melakukan pengawasan di tempat yang berpotensi menjadi tempat penularan Corona. Dia juga meminta agar bioskop tidak dibuka hingga situasi kembali aman.

"Tetap fokus pengawasan terhadat kantor, pasar, mal dan tempat wisata. Bioskop dan sekolah jangan pernah buka sebelum semua aman," tuturnya.

Basri juga menanggapi jumlah liang lahad untuk jenazah COVID-19 di TPU Pondok Ranggon yang tersisa 1.100. Dia menyebut jika masyarakat patuh dengan protokol kesehatan tak perlu ada penambahan lahan untuk korban COVID.

"Semoga cukup dan tidak perlu tambah lagi. Syukur-syukur tidak perlu dipakai kalau kita tetap jaga protokol kesehatan," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengingatkan agar jajarannya memprioritaskan penanganan virus Corona (COVID-19). Penanganan Corona yang baik akan berbanding lurus dengan pemulihan ekonomi.

"Bahwa kunci dari ekonomi kita agar baik, adalah kesehatan yang baik. Kesehatan yang baik menjadikan ekonomi kita baik. Artinya fokus kita tetap nomor satu adalah kesehatan, adalah penanganan Covid," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna untuk Penanganan Kesehatan dan Pemulihan Ekonomi Tahun 2021 yang disiarkan saluran YouTube Setpres, Senin (7/9).

(lir/idn)