Anies Minta Tak Ada Spekulasi soal TPU Pondok Ranggon Khusus COVID Penuh

Muhammad Ilman Nafian - detikNews
Senin, 07 Sep 2020 20:16 WIB
Gubernur DKI Anies Baswedan di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, Selasa (1/9/2020).
Gubernur DKI Anies Baswedan di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara. (Ilman/detikcom)
Jakarta -

Taman pemakaman umum (TPU) Podok Ranggon, Jakarta Timur, yang khusus untuk pemakaman dengan protokol Corona (COVID-19), dikabarkan tinggal memiliki 1.100 liang lahad. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta semua pihak tidak berspekulasi mengenai TPU khusus Corona sudah penuh.

"Jangan spekulasi dulu seakan-akan tidak ada tempat lagi," ujar Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2020).

Anies menerangkan Pemprov DKI telah melakukan pemetaan terhadap TPU khusus jenazah terpapar Corona. Pemetaan itu dilakukan sejak Maret 2020.

"Semua lokasi dan lain-lain sudah disiapkan sejak bulan Maret. Bahkan, Maret sudah disiapkan alternatif tempat," kata Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu meyakini semua kebutuhan tempat pemakaman telah diperhitungkan. Jadi, tidak ada yang kekurangan.

"Jadi bukan sekarang, sejak Maret. Lokasi semua sudah disiapkan, jadi kita lihat perkembangan sesuai dengan kebutuhan. Insyaallah tidak akan ada kekurangan," ucap Anies.

Sebelumnya, TPU Pondok Ranggon di Jakarta Timur selama ini menyediakan lahan khusus untuk pemakaman jenazah terkait COVID-19. Kini, lahan hanya tersisa untuk 1.100 jenazah.

"Lahan kami untuk jenazah COVID-19 tersisa 1.100 lubang makam untuk muslim dan nonmuslim," ujar Komandan Regu TPU Pondok Ranggon, Nadi (47), seperti dilansir Antara, Jumat (4/9).

(man/aik)